Petualangan ku di KPB sangat asik, banyak lika-liku yang ku dapat, dari yang menyenangkan sampai yang membuat ku sedih. Mulai dari kelas 10, petualangan ku sebagai anak baru di KPB. Pada saat itu aku masih malu-malu, sebagai anak baru aku harus jaga kesan pertama ku. Sayangnya pada saat aku masuk ke kelas 10 sedang pandemi covid-19, jadi kegiatan sekolah dilakukan secara daring. Padahal sebelumnya aku sudah membayangkan kegiatan ku di KPB, dari pergi ke sekolah, berkegiatan bersama teman-teman, berpetualang bersama, dampai pulang ke rumah kembali. Namun tidak ada yang bisa kulakukan untuk mengubah keadaan menjadi tidak pandemi lagi. Jadi aku tetap berpetualang walau tidak sesuai ekspektasi.
Saat aku berada di kelas 10, ada dua petualangan yang berkesan untuku, saat pergi ke Curug Mandala, dan pergi ke Gambung. Petualangan yang pertama saat pergi ke Curug Mandala. Petualangan ke Curug Mandala hanya menghabiskan waktu seharian. Pada saat itu aku masih malu-malu untuk mengobrol dengan angkatan lain. Jadi aku mengobrol dengan yang dulunya dekat dengan ku saja, seperti Tasha dan Karmel. Walaupun malu-malu aku tetap senang. Saat di curug pun aku lebih banyak menghabiskan waktu ku Bersama teman-teman seangkatanku, dan cowok-cowok angkatan lainnya. tentu saja saat di curug aku main air, siapa yang tidak senang untuk bermain air… Sepertinya tidak ada. Namun ada hal yang sedikit aku sesali, coba saja waktu itu aku bisa langsung berbaur dengan teman yang lainnya, jadi mungkin kegiatanku pada saat itu akan lebih mengasikan. Tapi tidak apa-apa karena petualangan setelah ini akhirnya aku bisa berbaur dan mengobrol dengan angkatan lain.
Lanjut lagi petualangan yang paling berkesan, menyenangkan, ingin diulang, tidak bisa terlupakan, adalah saat ke Gambung. Walaupun saat itu dibagi kelompok lagi menjadi dua dan kegiatan menghabiskan waktu seminggu, kesan kebersamaan dan asiknya tetap dapat. Untungnya aku berada di kelompok yang tepat, danaku bisa berbaur dengan yang lain. Kelompok ku beruntung juga bisa dapat hari yang cerah, tidak seperti kelompok satu lagi. Dari awal persiapan ke Gambung, aku sudah berdoa semoga aku dan yang lainnya bisa bersenang-senang, berkegiatan, dan eksplorasi dengan lancar. Untungya doa ku terkabul.
Kegiatan di Gambung berjalan dengan baik. Sesuai dengan doa ku, aku dapat bersenang-senang, bereksplorasi, berkegiatan, dan berpetualang dengan lancar. Walaupun aku anak baru pada saat itu di KPB dan perempuan sendiri di angkatan ku, aku senang bisa tetap dapat teman dari angkatan lain, dan bisa saling ngobrol bersama. Kegiatan eksplorasi di Gambung, membuatku dapat banyak hal baru. Dari adaptasi di tempat yang baru, kemudian saat ke kebun kopi dan pabrik kopi, saat berkebun mengambil Waluh, berkegiatan Bersama anggota KPB lainnya, dan masih banyak lagi. Kegiatan di Gambung dari awal datang ke sana, sampai pulang kembali ke rumah sangat berkesan. Tiap harinya saat bangun dari tidur di Gambung, aku siap untuk berpetualang, dan bereksplorasi. Walau tetap saja ada capeknya, tapi rasa capek itu dapat terbalaskan dengan kegiatan yang dilakukan.
Banyak pengalaman berpetualang selama di kelas 10 yang berkesan. Rasanya pengalaman itu ingin aku ulang kebali. Walau pastinya tidak akan bisa… aku harap di petualangan ku berikutnya, aku bisa dapat hal baru dan dapat berkesan kembali.
*iklan*
Halo Warga Smipa, apa kabar!
Dalam rangka menggalang dana untuk live in Kelompok Gobak Sodor ke Gambung, kami menjual produk baru nih...Yaitu kalender dan notes! Terbuat dari kertas daur ulang yang ramah lingkungan, serta hadir dengan desain yang menarik. Produk ini EXCLUSIVE ya, karena dibuat sendiri oleh kami makannya untuk pembelian harus pre-order...
Bila tertarik untuk pre-order, bisa mengontak admin 081931390418 (Thania), atau kunjungi Instagram kami @sageproject_ , dan bisa juga kunjungi Warung Smipa....