AKHIRNYA, aku akan tampil lagi di depan umum. Setelah hampir satu tahun lebih, aku tidak menampilkan tarian ku di depan umum. Kecuali saat tahun lalu, aku ikut lomba Tari Bali secara daring. entah itu termasuk tampil di depan orang atau tidak, karena daring. Kali ini aku dapat kesempatan untuk tampil lagi. Aku akan tampil di sebuah acara konferensi mahasiswa. Sebenarnya aku belum banyak dapat info tentang acara apa yang akan ku hadiri ini.
Untuk jam, waktu, lokasi aku sudah tahu, namun info tentang acara ayng akan ku hadirinya kurang dapat. Namun yang di undang hanya dua orang saja, langsung pada saat itu aku dan anggota sanggar yang lainnya berunding siapa yang akan tampil. Untungnya karena tarian yang diminta adalah Tari Cendrawasih, jadi harus sepasang dan untungnya lagi penari Cendrawasih adalah aku dan salah satu teman ku. Pada saat itu aku sangat bersyukur, akhirnya aku bisa tampil lagi setelah sekian lama.
Namun yang menjadi kebingungan ku pada saat itu adalah, jadwal yang benrtok dengan kegiatan sekolah live in. Saat itu aku bingung dan galau, mau ku ambil atau tidak undangannya. Untungnya jadwal keberangkatan live in diunbah, dan akhirnya aku bisa tetap mengambil undangannya.
Saking senangnya, aku dan teman ku jadi selalu membayangkan kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan saat akan tampil. Dari perjalanan ke lokasi, kemudian coba panggung, berias, tampil, foto-foto, beres-beres, dan terkadang kami dapat buah tangan. Setiap dapat undangan, kami selalu ingat di saat saat kami tampil pertama kali di panggung, kejadian lucu atau yang menyialkan, saat kami tampil di tempat-tempat yang spesial, dan lainnya.