AES37 Stoicism
reginamirdan
Monday September 20 2021, 6:32 PM
AES37 Stoicism

Senin, kata senin sepertinya terdengar menyeramkan bagi beberapa orang. Akupun pernah mengalami masa dimana aku membeci hari senin, bahkan setiap teringat besok adalah hari senin aku menjadi murung dan tidak semangat. Namun aku sadar bahwa membenci hari senin seperti membenci realita yang ada, bagaimanapun hari senin tidak akan pernah menyukaimu jadi kau saja yang menyukai hari senin hahaha. Hari senin biasanya ada beberapa rutin mingguan yang dilakukan dikelas kami, adanya perencanaan kegiatan selama satu minggu kedepan dan sharing session. Sharing session adalah salah satu program di K10 dimana setiap dua minggu sekali kami akan ngobrol, bertukar pikiran dan berbagi pendapat tentang beberapa topik yang sudah ditentukan sebelumnya. Nah sharing session hari ini berisi tentang, pengenalan diri, harapan dan tujuan hidup.

Banyak yang kami bicarakan disesi sharing session tadi, satu hal yang hari ini ingin ku bahas adalah tentang beberapa orang yang tujuan hidupnya menjadi bahagia dan berguna bagi orang sekitar. Saat mendengat hal itu respon pertamaku kepada mereka adalah bahwa kebahagian tidak bisa dicari diluar, tapi kalian harus membuat kebahagiaan itu sendiri.

Aku menjadi teringat sebuah video yang aku tonton sebelumnya tentang stoikisme atau mungkin orang lebih mengenalnya dengan filosofi teras (karna bukunya), sudah lama aku menginginkan buku filosofi teras ini, tapi karna beberapa hal aku belum juga sempat memilikinya.

Stoikisme atau prinsip hidup stoicism adalah cara hidup yang menekankan dimensi internal manusia, seorang stoik dapat hidup bahagia ketika ia tidak terpengaruh oleh hal-hal diluar dirinya, ia akan menyesuaikan kodrat rasional dirinya sebagai manusia dengan hukum alam (sebab akibat) dari alam semesta, begitulah yang dikatakan wikipedia tentang stoicism. Bila ku sederhakan stoicism ini intinya adalah menggunakan secara penuh kelebihan manusia dibanding makhluk hidup lainnya yakni akal, jadi bagaimana kita berpikir dan bertindak harus dengan rasional bukan yang irasional.

Stoicism ini memiliki empat prinsip utama yakni :

  1. Tuhan (dalam bentuk dan wujud apapun itu) akan selalu care pada seluruh makhluk hidup
  2. Hidup yang penuh dengan kebijaksanaan itu penting untuk kebahagiaan kita
  3. Alam semesta bekerja dalam harmoni, dan kita harus harmonis dengan alam
  4. Semua hal yang terjadi pasti ada alasannya. Hal baik/buruk pasti sudah diatur oleh satu kekuatan yang lebih besar dari segala yang ada di alam semesta

Informasi yang aku tuliskan diatas, adalah tangkapan yang aku dapat dari beberapa video dan artikel yang aku baca. Aku tidak dalam posisi menggurui karna akupun baru mengenal prinsip hidup stoicism ini hanya sekedar berbagi dan membuatnya menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. Next essay sepertinya aku ingin membahas satu persatu keempat prinsip stoicism ini dalam perspektifku tentunya, semoga bisa bertemu di essay selanjutnya…

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Mantap... ditunggu esai selanjutnya kak Gina.
You May Also Like