Kamis ini hari peringatan Kenaikan Isa Almasih. Jeda kegiatan rutin saya manfaatkan untuk survey jalur untuk satu keperluan di bulan Juli nanti. Kebetulan saya yang sudah tahu rutenya jadi saya kebagian tugas membawa rombongan survey sampai ke tujuan. Kesempatan bagus, sekalian menggerakkan badan, minimal kaki-kaki diajak bergerak agak serius, jantung agak terpompa dan keringat bisa keluar, dan yang paling penting hati gembira.
Hari ini saya bersama kak Lyn dan dua orang teman dosen Unpar berangkat sekitar jam 7 dari kediaman orangtua saya di Jalan Setiabudhi atas.
Saya sangat menikmati perjalanan-perjalanan kecil seperti ini. Selalu jadi pengalaman yang menyenangkan - walaupun di beberapa titik selalu ada yang membuat hati sedih. Saat melihat sampah bertumpuk di sisi jalan dari limbah yang dihasilkan warga setempat atau yang dilempar oleh pengguna jalan yang sama sekali tidak peduli akan kebersihan di sana. Ya itulah gambaran masyarakat kita, tidak heran alam semakin rusak dan bumi semakin panas karena sedikit sekali manusia yang menyadari bahwa manusia adalah bagian dari alam tempat dia tinggal, bahwa buang sampah sembarangan adalah seperti buang sampah di rumahnya sendiri.
Saya jadi teringat sempat survey jalur perjalanan (jalan kaki) dari Semi Palar sampai ke Lembang - waktu itu saya berangkat berenam bersama kak Diki, kak Tema, Rico, pak Arief Dachri dan Kimi. Berangkat dari Smipa sekitar jam dua lebih dan sampai di tujuan sekitar jam setengah delapan - mencari rute dan menempuh jarak 14 km. Seru banget pengalamannya. Sayangnya sampai sekarang belum sempat terlaksana. Gagasan ini dulu dinamakan JJS (Jalan Jauh Smipa).
Bersama Klab Jelajah Bandung, di sebelum pandemi, perjalanan terjauh mencapai jarak 20 km, seluruhnya dilakukan di Bandung Utara mulai dari Tahura, berangkat sekitar jam 8 pagi sampai ke Cibodas (Maribaya) dan kembali lagi berakhir di Tahura sekitar jam 4 sore. Rombongan mengakhiri perjalanannya sambil makan malam di satu tempat ngopi di Braga. Mengakhiri perjalanan yang menyenangkan dengan kebersamaan yang membahagiakan.
Perjalanan kemarin menempuh rute total 6.00 km. Sampai di Lembang di sebuah tempat sarapan yang asik - perjalanan ditutup dengan obrolan bersama minuman yang menghangatkan hati, gelas-gelas Bajigur dan Bandrek. Asik banget. Mari kita ulang lagi dalam waktu dekat ini setelah kesibukan akhir tahun kita akhiri. Salam Smipa.
Foto : Dokumentasi kak Lyn.
Yang mau ikutan tanggal 1 Juni kita akan ulang lagi jalur ini. Yuk kita hayuk... @innocentiaine
sip @kak-andy bergabung..