AES014 Memfasilitasi Bertanya di Kelompok Srikaya
Andy Sutioso
Friday May 28 2021, 8:59 PM
AES014 Memfasilitasi Bertanya di Kelompok Srikaya

[repost dari Ning]

Selasa lalu, tanggal 25 Mei, kak Ana dan kak Tema mengundang saya untuk berinteraksi dengan teman-teman kelompok Srikaya. Nama kegiatannya adalah Srikaya Bertanya. Bagian dari program Tanda Tanya Anak Smipa – yang tujuannya memfasilitasi dan membangun kebiasaan bertanya bagi anak-anak di Smipa.

Setelah berbincang sebentar, ternyata kakak2 sedang mengajak teman-teman Srikaya untuk membahas tentang lingkungan hidup, lewat tokoh tema Takala yang sedang menjelajah hutan dan gunung, dan menjaga alam yang ada di sana.

Tanda Tanya Anak Smipa sendiri bertujuan mendokumentasikan apa yang ada dalam benak anak-anak Smipa saat distimulasi melalui berbagai kegiatan dan proses belajar. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, dan setelah waktu hening dan berdoa kakak mempersilakan saya untuk mulai berinteraksi dengan teman2 Srikaya. Mereka masih ingat di semester lalu, Srikaya bertanya sudah dilaksanakan juga. Menjadi menarik melihat pertanyaan apa yang akan muncul, saat teman-teman ini distimulasi rasa ingin tahunya. Bertanya adalah bagian penting dari proses belajar aktif.

Setelah melakukan persiapan, saya memutuskan untuk memutar filem One Earth. Filem pendek, tanpa narasi yang hanya menyajikan berbagai tampilan visual dari lautan, gunung, hutan, beberapa jenis fauna, bergeser ke perkebunan, perkotaan, pabrik, kendaraan, asap, gunungan sampah dan seterusnya. Teman-teman sudah bisa membayangkan apa yang ingin disampaikan pembuatnya. 

Setelah selesai, bergantian teman-teman Srikaya mengungkapkan pertanyaannya… Dan muncul berbagai pertanyaan yang luar biasa. Ada dua yang ingin saya soroti di sini. Satu datang dari Jojo, yaitu : “Apakah orang-orang di bumi terlalu berlebihan menebangi pohon?” Pertanyaan kedua, dari Hikaru, dia menyoroti bagian lain dari filem dan bertanya, ”Apakah orang-orang terlalu berlebihan membangun bangunan?” Memang ada segmen tertentu yang menampilkan gedung-gedung tinggi di kota besar…

Ini catatan penting bagi kita orang dewasa, dari dua anak kelas 2 SD yang mempertanyakan tidakkah kita berlebihan dalam melakukan banyak hal – dan akibatnya merusak lingkungan. Dalam benak mereka bukan berarti kita tidak boleh menebang pohon atau membangun sesuatu, tapi jangan sampai berlebihan – apalagi kalau tidak dimanfaatkan… Begitu pesan mereka untuk kita…

Kalau dilihat, sebetulnya ini proses mereka yang sedang belajar – tapi sebaliknya, kita perlu belajar dari mereka juga… Mudah-mudahan kita bisa…