AES 45 Menikmati Proses
reginamirdan
Thursday March 31 2022, 9:30 PM
AES 45 Menikmati Proses

Banyak sekali pertanyaan yang muncul saat aku mulai belajar bersama di smipa, pertanyaan itu muncul satu per satu tanpa ku tahu harus mencari jawabannya dimana. Satu pertanyaan muncul sementara pertanyaan lainnya belum sempat terjawab. Untungnya aku tidak sedang ujian, tidak ada batas waktu untuk menjawab semua pertanyaan itu. 

Salah satu pertanyaanku adalah lebih baik mana

Anak bertumbuh dengan banyak tekanan dan kadang sampai membuat dia stress tapi membuahkan hasil yang sangat memuaskan

Atau

Anak bertumbuh dengan banyak keleluasaan tapi mungkin hasilnya tidak sebagus saat dia diberi tekanan

Aku benar-benar tidak tahu mana yang lebih baik, mana yang lebih ideal. Karena, bila berkaca ke dalam diri, aku mengalami dua kondisi itu dan menurutku dua-duanya memberikan hasil yang baik. Orangtuaku adalah orangtua yang membebaskan anaknya untuk melakukan apapun yang dia mau, bahkan saat besok ujian pun aku tidak pernah dipaksa untuk belajar, semua keputusan ada di tanganku. Bila merasa butuh belajar ya lakukan, bila tidak yaa jangan. Hasilnya adalah nilaiku tidak terlalu buruk, aku bisa mengikuti pelajaran dengan baik, beberapa kali dapat rangking dan pernah duduk di kelas unggulan (tentu saja waktu itu indikator kami adalah nilai, karena tidak ada hal lain haha). 

Di bangku kuliah aku masuk sebuah organisasi pecinta alam dengan pendidikan yang keras dan penuh tekanan, bila diingat kembali ko bisa ya aku bertahan dalam tekanan setinggi itu?. Dan hasilnya pun baik, aku tumbuh menjadi seseorang yang lebih kuat aku pikir. Semua ilmu yang diajarkan rasanya dapat aku serap dan terapkan dengan baik sampai sekarang. 

Lalu mana yang lebih baik? 

Mana yang lebih ideal? 

Mana yang harus aku terapkan pada anak? 

Dan munculah sebuah kata bijak dalam sebuah buku yang sedang ku baca 

“Suatu hal tidak berarti dikejar kalau kamu tidak menikmati prosesnya, karena pada akhirnya kamu bisa belajar lebih banyak ketika kamu menikmati prosesnya, bukan hasilnya”

Yaa ini mungkin salah satu jawabannya kenapa aku merasa bisa belajar banyak dengan dua proses yang bertolak belakang tadi, karena aku menikmati setiap prosesnya. Apakah saat aku diberi keleluasaan atau saat aku diberi tekanan. Menikmati proses ini sangat luas pengertiannya ku kira, seperti saat kita meng-interpretasikan kesuksesan tiap orang yang berbeda-beda. Menikmati pun demikian, seseorang yang kompetitif akan menikmati proses yang penuh dengan tekanan dan dateline, seseorang yang gampang stress akan menikmati proses yang penuh dengan keriangan dan toleransi, atau lebih jauh lagi bila seseorang sudah bisa mengolah dirinya dengan baik, dia dapat menemukan kenikmatan setiap proses bagaimanapun kondisinya. 

Kuncinya adalah ‘enjoy the process’. 

Bagaimana caranya? Pelajari diri anak sehingga kita tahu sejauh mana dia dapat menikmati prosesnya. Jadi tidak masalah apakah itu penuh tekanan atau terkesan terlalu leluasa, selama anak menikmati prosesnya dia akan belajar banyak dari sana.


You May Also Like