Budaya dan sejarah adalah hal yang tidak bisa dipisahkan, dan selalu menarik untuk didalami. Dan tinggal di Indonesia merupakan sebuah bonus, Bhinekk Tunggal Ika katanya, berbeda-beda tapi tetap satu jua. Alangkah beragamnya budaya suku di Indonesia.
Setiap aku menapaki tempat baru, hal yang selalu menjadi daya tarik bagiku adalah bagaimana budaya dan sejarah di tempat itu. Biasanya museum adalah tempat yang pasti aku datangi ketika menyambangi tempat baru. Karena dari museum kita bisa membaca sejarah sekaligus memahami budaya tempat itu.
Sumba, tempat yang terasa jauh itu aku yakin memiliki budaya-budaya yang luar biasa. Budaya yang menjaga dan dijaga masyarakatnya.
Letak geografi adalah salah satu hal yang akan mempengaruh budaya di suatu daerah, karena itu aku yakin budaya di Sumba akan sangat berbeda dengan pulau jawa. Pulau jawa memiliki iklim tropis yang lebih teduh bila dibandingkan Sumba, tentu saja hal ini pasti akan berdampak pada budayanya.
Aku sangat penasaran, budaya seperti apa yang menanti kami di Sumba. Sejauh ini sih catatannya adalah “bila diberi sesuatu, terima saja dulu, jangan ditolak” karena orang Sumba akan merasa tersinggung bila kita menolak pemberian mereka. Dan “Jangan dekati orang yang bawa parang” . Entah apa lagi catatan-catatan yang nantinya akan kami tuliskan di buku, tentang budaya Sumba, juga tentang pembelajaran yang kami dapatkan dari perjalanan Sumba.