AES 458 Karimata
joefelus
Wednesday August 24 2022, 2:09 AM
AES 458 Karimata

Sore ini saya duduk menulis esai sambil ditemani Nina sepulang kerja. Sambil duduk kami ditemani lagu-lagu jadul dan beberapa lagu-lagu jazz fusion yang dimainkan oleh Karimata. Entah mengapa begitu selesai menulis sambil masih mendengarkan musik-musik jadul ini timbul keinginan untuk terus menulis. Sambil mendengarkan musik tidak ada salahnya saya menulis terus apa yang saya rasakan dan saya pikirkan di kepala.

Karimata adalah grup musik jazz fusion Indonesia yang bagi saya sangat apik di jaman itu, jaman saya masih jadi mahasiswa. Personel Karimata sekarang menjadi pentolan-pentolan musikus ternama seperti Aminoto Kosin, Erwin Gutawa, Chandra Darusman dan Uce Haryono. Musik-musik mereka memang luar biasa dan saya tidak pernah berhenti mengagumi musik karya mereka hingga sekarang. Erwin Gutawa dan Aminoto Kosin hingga kini sudah menggelar berbagai konser yang bukan main.

Saya hanyalah penikmat dan pengagum. Tidak mengikuti sepak terjang para personil salah satu grup musik yang pernah mengisi hari-hari saya dimasa muda ketika masih mengenyam bangku sekolah dan memulai meniti hidup sebagai orang muda yang independen dan bangga sebagai mahasiswa "miskin" hahaha.. Apalagi yang bisa membuat saya bangga kalau bukan bercerita sampai berbusa-busa bagaimana nikmatnya menjadi mahasiswa miskin dan merasa menjadi orang spesial karena menggemari Jazz walaupun sebetulnya kalau dipikir-pikir pengetahuan saya itu nol besar. Saya sekali lagi hanya penikmat dan pengagum.

Mendengarkan lagu-lagu jazz Indonesia jadul ini membuat saya begitu bersemangat dan tanpa disengaja langsung membuat saya menjadi emosional dan kembali melanglang buana ke masa lalu mengendong ransel kumal, dengan sepatu yang mulai berlubang naik angkot dan Damri menuju kampus. Perut lapar sudah diisi dengan bubur kacang yang lebih banyak airnya daripada kacangnya hahaha.. Agar tidak terlalu lapar, saya celupkan roti tawar dari pasar yang paling murah dan tidak seempuk roti-roti yang dijual di toko-toko kue ternama. Yang penting kenyang!

Karimata mengingatkan saya pergi makan di kantin rumah F di seputaran Tamansari. Kenapa saya senang ke sana, sebab bisa makan dengan nasi segubrak, dengan sayur satu macam tapi saya siram dengan berbagai macam kuah dengan harga mahasiswa yang super murah tapi porsi kuli bangunan! Pikir-pikir aneh juga, sekarang ini kalau saya makan dengan nasi sepiring menggunung tentu dalam waktu beberapa minggu tidak ada lagi pakaian saya yang akan dapat saya kenakan karena tubuh langsung bengkak seperti terkena sengat ribuan lebah, tapi jaman dulu walau makan dengan porsi nasi untuk tukang bangunan, saya tetap kurus kering! Mungkin karena saya lebih banyak makan nasi daripada lauk jadi agak agak kurang gizi begitu! hahaha..

Ya, jadi Karimata bagi saya mempunyai banyak arti yaitu mahasiswa miskin, kelaparan, kurus kering dan sering jarang mandi karena menumpang di rumah orang yang kesulitan air. Karimata artinya juga saya kalap ketika di musim liburan pulang kampung lalu bisa mandi sepuasnya di rumah orang tua karena air berlimpah, lalu makan seperti orang yang belum makan berminggu-minggu karena tidak ada makanan yang lebih sedap dari makanan yang dimasak oleh Ibu walaupun menunya hanya nasi putih, sayur asam, sambal terasi, lalapan dan goreng ikan belanak kecil-kecil yang keriuk-keriuk dimakan dengan tulang-tulangnya termasuk kepalanya. Dan tentu saja saya kalap karena Ibu saya tahu saya penggemar petai bakar atau semur jengkol! Tidak ada yang tersisa ketika selesai makan, yang pasti saya berkeringat karena udara panas di daerah pesisir pantai, lalu buka baju memamerkan tubuh yang seperti piano karena tulang-tulangnya terlihat! Hahaha..

Kesimpulan, Karimata adalah potret hidup saya di masa muda, kerempeng, jatuh bangun berusaha membayar uang kuliah, kelaparan karena dompet dan kantong saya kering menunggu gajian masih lama, tapi sudah ditagih ibu warung karena belum bayar hutang, bersedih berminggu-minggu karena patah hati, lalu jatuh cinta lagi tapi tidak berani mendekati karena tidak tahu bagaimana caranya mengajak malam mingguan dengan kantong kering, Karimata artinya menginap di rumah teman karena bisa ikut mandi, numpang makan dan belajar karena saya tidak mampu memfoto kopi modul karena belum gajian.

Karimata bagi saya akhirnya identik dengan keindahan dan kehidupan yang penuh warna. Kehidupan yang sangat seru serta sarat dengan pengalaman dan petualangan. Intinya, Good memories never dies! Hehehe..

Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Satu lagi grup musik yang sejaman : Bhaskara ! Saya ngefans juga sama grup ini...
Sama dengan Joe - dulu saya penggemar berat musik Jazz. Kanal radionya KLCBS... ☝