Seorang guru tidak boleh terbiasa dengan pekerjaannya, karna saat dia terbiasa semuanya akan dilakukan secara berulang, pola yang sama walaupun siswanya berbeda, pemecahan masalah yang sama walaupun kondisinya bebeda.
Hal ini aku temui, saat aku mempunyai kesempatan untuk mengajar di sebuah sekolah swasta. Disana banyak sekali guru yang sudah veteran, yang sudah mengajar puluhan tahun. Aku tidak menyebut semuanya sama, hanya ada beberapa guru yang menurutku sudah terbiasa dengan pekerjaanya sebagai guru sehingga menjadikan setiap kegiatan yang dia lakukan hanya sebagai rutin harian yang terus diulang, mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh perkembangan jaman, jangankan psikologis anak yang terus berubah, kurikulum yang saat itu masing sering berubah-rubah pun tidak mempengaruhi mereka sama sekali. Setiap tahun mereka akan mengajarkan materi yang sama dengan metode yang sama walalupun siswa dan kurikulumnya berbeda, bahkan beberapa ada yang akan menggunakan soal ulangan yang sama sehingga banyak kasus kakak kelasnya bisa memberikan hasil ulangan mereka ke adik kelasnya sebagai bahan contekan karna sudah dipastikan soal yang diberikan akan sama.
Mereka memang selalu membuat administrasi pembelajaran setiap tahunnya, tapi yang diganti hanya tahunnya saja atau mungkin tata tulis yang disesuaikan dengan kurikulumnya saja tapi isi dari administrasi pembelajarannya masih sama. Aku tidak dalam kapasitas untuk mengkritisi itu sih, karna mungkin yaa banyak faktor yang menjadikan mereka seperti itu bila aku dalam posisi mereka pun bukan tidak mungkin aku melakukan hal yang sama.
Hanya saja jika bisa sedikit berpendapat, menurutku menjadi guru tidak boleh dijadikan sebuah pekerjaan karna setiap pekerjaan pada akhirnya akan menjadi rutinitas yang akan kau jalani terus menerus sampai semuanya diluar kepala dan hanya jadi kebiasaan. Menurutku saat kau menjadi guru, kamu harus menjadikannya sebagai taman bermainmu.
Saat kecil kamu pasti pernah main perosotan kan, seberapa sering pun kamu main disana kamu tidak pernah bosan. Dengan perosotan yang sama, lingkungan yang sama tapi entah kenapa pengalamannya selalu berbeda. Entah saat kamu meluncur ternyata perosotannya kurang licin, atau saat sampai dibawah pendaratanmu kurang sempurna sehingga kamu terjatuh atau rasa lega yang selalu kamu rasakan saat meluncur yang membuatmu ingin terus mengulanginya. Berapa kalipun kita mengulangi perosotan itu tapi pengalamannya tidak pernah menjadi hanya biasa saja. Karna hal itu kamu menjadi terus menerus mengeksplor dirimu dan perosotan itu, kamu mencari metode paling tepat untuk meluncur disana agar kamu tidak terluka.
Itulah yang menjadi harapanku, guru bukanlah sebuah pekerjaan, tapi taman bermain yang tak pernah membuatmu bosan dan terbiasa. Setiap pengulangannya selalu akan menghadirkan cerita dan pengalaman berbeda yang membuatmu akan terus mengubah dan memikirkan metode baru.
Photo by Wilbur Wong on Unsplash