Hari Selasa kemarin, tanggal 23 November, kelas 12 melakukan presentasi akhir proyek Sinau, proyek terbesar kami di semester 1. Presentasi kali ini dikemas cukup berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kami melakukan presentasi offline kemudian menyiarkannya secara online. Kami juga mengundang beberapa panelis, ada juga panelis yang dari luar.
Persiapan presentasi ini juga cukup mendadak, karena disini kami emngajukan tanggal kepada panelis, kemudian kami yang mengikuti jadwal mereka, jadi kami harus siap kapanpun. Setelah mengobrol dengan panelis, akhirnya keluarlah hari Selasa tanggal 23 untuk menjadi hari presentasi kami. Saat itu hari Kamis dan laporan kami belum selesai. Kami kebingungan, karena laporan yang kami buat cukup berbeda dengan laporan kami sebelumnya, yang kali ini lebih lengkap dan karena personil kami yang sedikit, kami akhirnya ada yang merangkap. Kemudian karena salah stau teman kami juga ada yang tidak membantu, kami semakin kesulitan membuat laporan. Kami membuat laporan bahkan sampai weekend. Kami mengejar menyelesaikan laporan karena sebelum presentasi, tentunya kami perlu memberikan laporan kepada para panelis. Kami mengorbankan weekend kami untuk mengerjakan laporan dan mempersiapkan presentasi, yang untungnya setelah presentasi selesai, hasilnya cukup bagus dan tidak sia-sia waktu kami terpakai untuk persiapan.
Di hari presentasi, kami juga mempersiapkannya dengan cukup lama. Pagi jam 8 kami ada koordinasi sebentar melalui WA, kemudian jam 11 kami semua janjian akan bertemu di sekolah untuk mempersiapkan lokasi, sound system dan lainnya. Kami dibantu juga oleh kak Imam untuk mempersiapkan sound system. Kami menyiapkan laptop, zoom, youtube, kemudian barang lain yang dibutuhkan. Aku sendiri bertugas menyiapkan layar, meja dan kursi untuk para penonton offline. Cukup lelah juga karena aku harus bolak balik ke bengkel pendopo untuk mengangkut barang-barang tersebut. Untungnya persiapan itu selesai jam 1, dan kamipun memiliki waktu untuk latihan presentasi sebentar. Kenapa sebentar, karena jam 13.30 sudah ada panelis dan beberapa penonton yang hadir, maka dari itu waktu persiapan kami untuk presentasi sangat singkat.
Dengan berbagai cerita yang kami lalui, kesulitan dan persiapan yang mepet, akhirnya presentasipun dimulai. Selain melakukan presentasi offline, kami juga melakukan streaming youtube secara online dan membuka ruang zoom untuk panelis yang tidak bisa menghadiri acara secara offline. Panelis kami yang online adalah kak Faya yang merupakan salah satu narasumber kami di salah satu kelas Sinau, beliau merupakan project manager juga yang paham mengenai event, sehingga kami mengundangnya menjadi panelis.
Saat aku presentasi, jujur saja rada deg-degan, tidak tahu kenapa. Mungkin karena sudah lama tidak melakukan presentasi offline jadi rasanya berbeda, dan disini penonton dan panelisnya banyak yuang offline jadi panik gitu. Tapi untungnya aku bisa menjelaskan bagianku dengan baik dan lancar, kemudian saat sesi tanya jawab pun aku bisa melakukannya dan menjawab semua pertanyaannya dengan cukup baik. Walaupun begitu, aku sendiri emnyadari ada beberapa bagian di presentasiku yang bisa aku perbaiki dan eksplorasi lagi.
Melakukan presentasi ini tentunya melegakan, menyenangkan tapi juga cukup menyedihkan karena artinya proyek ini sudah selesai, padahal menurutku, proyek ini merupakan proyek yang sanagta menyenangkan dan sesuai dengan minatku. Minatku di bidang event, baru aku ketahui juga setelah melakukan proyek ini, jadi menurutku proyek ini selain bisa membantuku elbih mengennali diri dan teman-teman tapi juga bisa menjadi ruang untukku bersenang-senang karena aku suka melakukannya. Semoga kedepannnya aku bisa membuat proyek yang lebih baik lagi dan bisa lebih berdampak bagi orang banyak.
Terima kasih juga untuk para panelis, yang sudah bersedia hadir di presentasi kami dan membantu mengkritisi kami sehingga kami bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya dan para penonton utnutk supportnya dan semangatnya! Sampai bertemu di presentasi selanjutnya!