Sukur aku ucapkan untuk hari ini, karena lancar menjalankan puasa hari pertama. Aktivitas yang aku lakukan hanya berdiam diri di rumah, sesekali aku tidur dan juga bermain game, jadi tidak ada yang istimewa juga. Namun suasana bulan puasa tahun ini menurut aku tidak terlalu istimewa juga seperti tahun-tahun sebelumnya, atau mungkin karena aku sudah "dewasa" saja. Aku berharap di bulan puasa tahun ini aku bisa beribadah dengan khusyu, dan lebih mendekatkan diriku kepada Allah. Swt. Maka itu aku usahakan untuk menjalankan kewajiban dengan tepat waktu, semoga bisa konsisten sampai akhir bulan, atau bahkan seterusnya.
Aku tadi ngabuburit diisi dengan kegiatanku menonton video youtebe yang berjudul antroposofi dan pendidikan waldorf. Akhir-akhir ini aku sedang tertarik dengan topik itu, dimana menekankan spritualitas dalam segala aspek. Antroposofi itu adalah buah pemikiran dari Rudolf Steiner, dia seorang cendikiawan dari Austria, dan sangat berpengaruh dalam beberapa disiplin ilmu, khususnya pendidikan, beliau membangun sekolah yang bernama Waldorf School, dan hingga saat ini nama tersebut bukan hanya nama tempat saja, tapi serupa 'mazhab' dalam penerapan pendidikan terhadap anak. Sejam kalau tidak salah aku menonton video tersebut, serasa mengikuti kelasnya. Nama kanal youtubenya Sacramento Waldorf School, pembicaranya Brian Gray, belia menuturkan materi tersebut dengan amat detail dan bahkan disela-sela tontonan aku menyempatkan diri untuk menjawab pertanyaannya ketika dia bertanya kepada murid-muridnya.
Senang sekali sih aku, mengisi waktu ngabuburit dengan hal yang bermanfaat yaitu mencari ilmu, tadinya aku berniat untuk menuliskan topik tentang antroposofi, namun aku harus menganalisa lebih dalam lagi supaya tidak salah persepsi. Tapi intinya yang aku dapat dari video youtube yang aku tonton adalah pendidikan yang diinisasi oleh Rudolf Steiner sungguh berpusat pada manusia, manusia yang sebagai unsur antara semesta alam dan makhluk lainnya, keterkaitan antara manusia dan semesta adalah hal yang paling hakiki, meraba dunia spiriualitas melalui critical thinking, mencari ilmu dengan tiga sense yang dimiliki manusia imajinasi, inspirasi serta intuisi. Aku sangat suka ketika dimana kita sebagai pengajar bisa berlaku untuk semua orang juga, harus mewariskan pada manusia yang baru lahir ke bumi, agar senantiasa memfasilitasi apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka mau, jadi intinya tidak ada anak yang "bodoh" anak yang "nakal", yang pasti itu ada orang tua yang gagal dalam mendidik dan guru yang kurang tepat dalam memberi didikan. Namun pada akhirnya manusia tidak lepas dari kesalahan, dan mendidik serta mengasuh tidak ada manual booknya bukan.
Emmm begitu sih hari ini, aku sangat tercerahkan dan tak tahan juga sih kalau hanya mengendap dalam pikiran, dan tidak terasa ketika aku mencari tahu tentang antroposofi dan waldorf school jarum jam telah menunjukkan pukul 18.00. Aku bergegas ke bawah, dan ibuku telah menyiapkan hidangan untuk berbuka. Untuk kawan-kawanku yang menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadahnya senantiasa lancar dan diberikan keberkahan yah. Terima Kasih
Oh iya lupa, siapa tahu ada yang ingin menonton video youtube yang aku tonton aku sisipkan disini
Wah mantap... antroposophy dan Waldorf. ☝🏼😍🙏🏼
Hahaha iyaa Kak Andy, semoga bisa konsisten terus dalam mendalami ilmunyaa