Aku suka sekali ketika aku bermimpi, ada yang bilang kalu mimpi itu adiknya kematian. Kesadaran kalian berada pada alam bawah sadar, dan membentuk visualisasi yang begitu detailnya, dan terkadang alurnya tidak bisa ditebak. Dan yang paling menarik adalah ketika kita mengalami hal serupa di dunia nyata, itu disebut de javu. Kadang aku sering bertanya-tanya, apakah aku pernah hidup? sebelum aku hidup sekarang? tentunya itu hanyalah sebuah pertanyaan yang entah aku bisa mencari jawabannya apa tidak. Namun dunia spiritual penuh dengan misteri yang harus diungkap, bukan sekedar diungkap tapi harus dimengerti. Benang kehidupan terkadang selalu muncul pada mimpi? terkadang ada tanda-tanda dan penafsiran dari mimpi. Yang nantinya akan mempunyai keterkaitan dengan dunia nyata.
Ada yang pernah mendengar lucid dream? jika belum akan saya jelaskan secara sederhana, lucid dream adalah kemampuan dimana kita bisa mengendalikan alam mimpi kita, dan kita mempunyai kesadaran bahwa kita berada pada dunia mimpi. Dan gerbangnya untuk menuju lucid dream adalah dengan melawan rasa takut ketika mengalami sleeping paralysis (ketindihan). Nah anehnya aku sering ketindihan, bahkan terlalu sering, namun aku selalu takut, kadang ada proyeksi bayang yang aku pikir itu adalah makhluk astral, makanya aku takut. Tapi bayangkan jika aku bisa masuk ke lucid dream, sungguh sangat menyenangkan, dunia mimpiku bisa kutentukan alurnya, dan aku bebas bisa menjadi siapa saja di alam mimpiku. Kekuatan imajinatif yang kuat dan sudah melekat pada manusia bisa menjadi salah satu aspek utama, dalam mengendalikan mimpi kita.
Keberagaman mimpi manusia sangat menarik pikirku, misalnya merindukan seseorang dia pasti akan hadir ke dalam mimpi kita. Nah yang paling lucu adalah ketika demam, rata-rata orang yang aku tanyai ketika demam, mereka memiliki kesamaan dalam bermimpi, mimpinya buruk sudah pasti, seperti dikejar-kejar batu, atau tertarik menuju ruang lima dimensi hahahahaha. Yang paling kesal ketika ingin berlari, aku yakin atlet lari manapun pasti akan merasa lamban ketika berlari dalam mimpi, nah aku sering bermimpi seperti itu, mengejar orang atau dikejar monster, lariku jadi lamban minta ampun.
Terkadang aku juga suka bermimpi menjadi aktor bertemu artis-artis terkenal, dan ketika bangun, ada sedikit rasa kekecawaan. Adalah kehendakku mungkin untuk mengubah itu jadi kenyataan, bayangkan bermimpi ketika matamu terbuka.