AES43 Memilah Mitos
SamBin
Friday September 24 2021, 5:50 PM

Mitos adalah sebuah ide yang dipercayai oleh orang-orang, berawal dari cerita sejarah mitologi, berhubungan dengan semua dari unsur-unsur yang sulit dipercayai oleh pikiran manusia, atau dari cerita cerita sejarah yang belum terbuktikan secara fisik, contohnya cerita alasan kenapa Titanic tenggelam yang masih diperdebatkan, dan cerita mitologi dewa-dewa Yunani dan Mesir yang masih dapat diperdebatkan oleh para ilmuwan dan orang-orang biasa. Mitos biasanya dapat bercabang ke beberapa bentuk lain, contohnya adalah pamali, yaitu sebuah peraturan atau tabu, merujuk untuk menakuti dan melarang orang-orang untuk melakukan aktivitas tertentu yang dianggap buruk dan berkonsekuensi sebuah kejadian aneh, contohnya adalah “jangan duduk di depan pintu, nanti tidak akan dapat jodoh”, pamali ini digunakan oleh orangtua dan orang-orang yang masih membudayakan kebiasaan lama ini, sehingga dijadikan budaya bagi mereka sendiri, sampai diterapkan dari berbagai generasi, contohnya bagi orang-orang yang masih tinggal dan memegang budaya lamanya.

Salah satu bentuk mitos yang sudah saya sebutkan adalah pamali, biasanya diturunkan ke orangtua, kakek dan nenek, utamanya yang masih memegang gaya hidup dan prinsip hidup lama. Pamali biasanya diberikan ke anak-anak kecil, dengan berbagai cerita yang menakutkan, tetapi mempunyai pesan moral tertentu, sisanya adalah kejadian yang mistis dan masih dapat diperdebatkan, pamali yang biasanya mengandung pesan moral, digunakan untuk mengajarkan anak-anak dari kecil untuk mengikuti sebuah peraturan yang dibuat oleh orangtuanya, bertujuan untuk membuat patuh dan disiplin, secara sisi lainnya, pamali dibuat takut agar anak-anak tidak banyak bertanya kembali, karena anak kecil lebih bersifat penasaran. Kebanyakan pamali yang dibuat dimasukkan karakter-karakter fiktif dan yang menakutkan, dengan sisipan pesan moral, pesan ini biasanya berisi untuk mengajarkan anak-anak sejak dari kecil, pesan yang diberikan tidak dapat diberikan secara langsung dengan omongan biasa, karena kapasitas berpikir anak yang masih berkembang, sehingga tidak dapat memproses bahasa-bahasa yang lebih sulit.

Di sisi lainnya, pamali bisa masuk akal, sisanya tidak masuk akal, beberapanya seperti orang menanggap jika ada gerhana bulan, maka setan akan berkeliaran dan menculik orang-orang, ini adalah kepercayaan dari budaya lama, entah dari sebuah pengalaman aneh yang diartikan berbeda, atau secara sisi pemahaman sendiri, yang biasanya merujuk dengan bahan pendidikan yang ada di jaman tertentu. Meski kebanyakan pamali dan cerita mitos ini aneh dan tidak masuk akal secara sains, orang tetap membudayakannya sebagai sebuah tradisi biasa. Berbeda lagi dengan beberapa mitos dan pamali lainnya, tentunya ada yang berunsur mistis dan tidak dapat diproses secara logika manusia sendiri, contohnya kejadian mistis dan aneh di sekitar pegunungan atau hutan-hutan di area pedesaan, yang selalu berkaitan dengan sebuah kejadian yang melibatkan tersesatnya pendaki atau penampakan sebuah mahluk atau lokasi, yang biasanya berbentuk ilusi atau seakan terjebak dalam dimensi diluar dunia manusia.