Oleh: Bintang
Menggambar, tradisional dan digital, dua metode berbeda untuk membuat sebuah karya visual di sebuah bidang menggambar seperti kertas, perbedaannya hanya secara alat yang digunakan. Dari kedua metode ini, salah satunya menjadi metode paling lama, ditemukan pada tahun 1795 oleh seorang ilmuwan bernama Nicholas Jacques Conte, dimana berawal dari penemuman grafit sendiri dan dijadikan alat menggambar, berbeda dengan media menggambar digital yang ditemukan pada tahun 1965 dan dikembangkan kembali pada tahun 1980-an oleh Harold Cohen. Dari kedua media menggambar ini, seringkali terpikir oleh saya apa yang membuat menggambar digital dan konvensional sangat special.
Demikian pada tahun 2019 lalu saya membeli sebuah grafik tablet, salah satu alat menggambar digital yang paling unggul, tetapi pada tahun awal tahun 2019, saya sudah memahami dalam menggambar memakai pensil, penasaran dengan media digital, dicobalah salah satu aplikasi menggambar, yaitu “Photoshop Cs6”, saat saya mencoba alatnya sendiri, secara singkat saya langsung menyerah menggunakan alatnya, karena kebingungan, hingga didiamkan selama 2020, hingga tahun 2021, saya baru memberanikan diri untuk mencoba alatnya, hingga bulan Juli ini saya terus mempelajari media menggambar ini.
Sebelum menginjak dalam dunia menggambar digital, biasanya saya menggambar menggunakan pensil di media “Sketch Book”, dan kertas a4, menggambar menggunakan media kertas memerlukan kesabaran gerakan tangan yang fleksibel, karena pensil adalah sebuah alat yang yang rapuh, terutamanya ujung pensilnya sendiri, sama dengan media yang digunakan untuk menggambarnya, kertas sudah menjadi sebuah media yang ideal untuk menggambar, utamanya saat membuat sketsa, saat diwarnai dan saat menggunakan alat menggambar lainnya seperti spidol, krayon, atau pun cat. Kertas, sudah menjadi media menggambar yang paling biasa bagi banyak orang-orang, karena kebanyakannya orang-orang menggambar di media kertas, yang mempunyai banyak ukuran, ukuran ini bisa dibilang salah satu kekurangan atau kelemahan dalam menggambar di kertasnya sendiri, karena kertas ukurannya terbatas, ukuran kertas tertentu sangat terbatas sehingga ruang gambar menjadi semakin kecil, demikian inilah beberapa ukuran yang paling biasa orang-orang gunakan untuk menggambar, diantaranya kertas A5 yang paling kecil, kertas A4 yang paling standar, A3, A2 dan A1 untuk yang terbesar. Sebenarnya dari beberapa ukuran yang sebelumnya saya sebutkan, ukuran kertas bisa diperbesar atau diperkecil, tetapi memerlukan usaha lebih demi mendapatkan ruang menggambar yang besar atau yang lebih kecil.
Media menggambar digital, sebuah inovasi yang merubah dunia seni secara drastis, hingga menimbulkan beberapa konflik perdebatan, dimana “digital art” sempat tidak dianggap sebagai bentuk karya seni. Menggambar digital, biasanya didasarkan menggunakan media seperti peralatan elektronik, hape, PC (Personal Computer), laptop. Dari beberapa alat ini, didampingi alat untuk menggambar seperti mouse, tablet grafis dan stylus pen yang biasanya digunakan di alat yang mempunyai layar sentuh. Dari pengalaman yang pernah saya alami, menggambar digital juga memerlukan kesabaran, tangan yang fleksibel dan stabil, ditambah juga biasanya dalam menggambar digital, latihannya sendiri bisa dimulai tanpa memahami keahlian dasar menggambar konvensional, cara pembelajarannya sendiri, berbeda dengan saya, karena saya sudah kenal dengan menggambar konvensional, proses pembelajaran dan adaptasinya juga berjalan dengan cukup cepat.
Perbedaanya dalam menggambar digital, menggunakan aplikasi tertentu untuk menggambar, dari beberapa aplikasinya, terdapat banyak fitur yang unik, utamanya alat menggambar yang digunakan, biasanya dalam menggambar, memakai pensil, berbeda dengan gambar digital bisa menggunakan media seperti gambar dengan alat kuas, spidol, pensil atau pun pensil mekanik, semua pilihan ini termasuk dalam jenis “brush” yang berbeda, tidak hanya itu, tetapi kita dapat menghapus gambarnya tanpa menyisakan kotoran atau merusak tempat gambarnya,berbeda dengan menggambar di kertas, tidak hanya itu, untuk seleksi warna sendiri, menjadi lebih bervariasi, ditambah untuk menambahkan filter, dan tekstur untuk di gambarnya. Dari semua fitur dan aplikasi gambar yang saya coba, semuanya bisa dibilang mempunyai fitur menggambar dasar yang sama, hanya berbeda secara tambahan seperti fungsi dari aplikasinya sendiri.
Bintang, ditunggu gambarnya diposting di Gallery juga ya. 😊