Corvelas sudah menyebar ke berbagai “universe”, terhitung hingga mencapai 10 trilliun dimensi, untuk jumlah “universe” yang belum tereksplorasi bisa mencapai beberapa ratus ‘universe” lagi. Eksplorasi yang dilakukan oleh Corvelas bertujuan untuk mengumpulkan pasukan untuk mengalahkan dan menjaga semua mahluk hidup yang mempunyai unsur kemanusiaan, utamanya dari semua alien yang dapat dijadikan sekutu, “anthro citizen” dan semua manusia, semua mahluk hidup ini berada dalam sebuah ancaman besar, utamanya dari bangsa alien Argenian, berupa mahluk penghancur dan pemakan alam semesta. Dengan ini Corvelas sudah menyebarkan banyak prajurit di setiap versi bumi yang dikunjungi dan setiap planet yang dibawah kendali koalisi interstellar, utamanya prajurit Corvelas terdiri dari “anthro citizen” dan spesies manusia sendiri, hampir semua sub spesies anthropomorfik, utamanya ikut sebagai tentara barisan utama, (First line Soldiers) sisanya menjadi teknisi, tenaga medis, tenaga logistik, tim intel, departemen strategis, departemen dokumentasi (Archival Deparment). Semua ini terbagikan menjadi ketiga jenis divisi, angkatan darat, angkatan udara dan luar angkasa, angkatan laut dan cabang MAP (Multi Area Personel) yang bertugas sebagai divisi militer Corvelas pusat yang bertugas sebagai kantor dan markas pusat yang terhubung dengan markas besar Corvelas.
Karena teretori patroli yang luas, UMF tidak dapat bisa memonitor semua kegiatan dan situasi setiap bumi, demikian terciptalah DIS, (Department of Internal Security), DIS berperan seakan hakim dan polisi Internasional yang bertugas menjaga kondisi internal Bumi yang ditempati. Dalam tugasnya DIS, mempunyai kuasa atas semua hukum yang sudah dibuat oleh Corvelas, utamanya dalam menambahkan peraturan baru atau memodifikasinya dengan persejutujuan departemen perhakiman militer Corvelas yang disebut sebagai JMD (Judicial Military Deparment). Di dalam DIS, biasanya polisi kebanyakannya terdiri dari berbagai jenis mahluk anthropomorfik, tetapi ini berbeda sebelum masa perang sipil Corvelas dengan pihak UNION, tepatnya salah satu kesatuan mahluk anthropomorfik yang menolak keberadaan manusia.
Untungnya untuk sekarang DIS sudah menjadi pusat pekerjaan terbesar yang tergabungkan oleh “Anthro Citizen”, dan manusia sendiri, yang mengikuti kepolisiannya sudah termasuk dari pria dan wanita, dengan rentang umur 19 hingga 70 tahun lebih, kecuali anggota veteran DIS yang memakai organ tubuh buatan (Bionic organs). Yang biasanya mengikut dalam DIS adalah hewan seperti serigala, kucing, harimau, cheetah, beruang, dan jenis hewan lainnya yang tidak mempunyai sayap atau tanduk sama sekali. Tentunya karena beberapa sub spesies hewan mempunyai berbagai aksesoris alami, maka beberapa jenis hewan tidak dapat bekerja dalam tugas patroli, hal ini disebabkan sejak tahun 1954, semenjak peralatan polisi DIS di “upgrade”, menjadi standar militer, utamanya seperti helm tertutup, karena ini masih ada beberapa jenis hewan yang tidak dapat menggunakan peralatan standar ini. Semenjak tahun 2001, solusi mulai ditemukan, utamanya dari beberapa desain peralatan DIS yang mulai di modifikasi dan disesuaikan untuk semua jenis hewan, karena ini suplai untuk bahan baku peralatan standar DIS mulai meningkat, untungnya karena Corvelas sudah membangun jaringan suplai bahan baku untuk keperluan logistik untuk DIS dan UMF sendiri.