AES136 Tulisan Lain-Lain Pt.2
SamBin
Tuesday March 15 2022, 2:37 PM

Dilanjut dari esai sebelumnya, jadi saya sempat menyebutkan bahwa saya sempat melakukan sesi evaluasi bersama mentor saya Kak Sweta, dengan mengenal kekurangan saya dapat mengtahui dan mempersiapkan solusi untuk isu tersebut, contohnya seperti adanya balon bicara yang memiliki “outline” yang kurang tebal, sisanya seperti “layout” susunan halamannya. Kebanyakan masukan ini cukup berguna selama jalannya pembuatan komik saat itu, meski masukannya sudah ada sejak lama, poin-poin penting ini seringkali saya bawa untuk proyek komik lainnya, membuat komik bebas. Kegiatan membuat komik tidak berhenti disitu saja, demikian banyak poin pembelajaran tersebut berguna untuk aktivitas ke depannya, demikian berfungsi juga saat nanti saya dunia kerja, intinya selalu memperhatikan detail-detail kecil. Proyek komik ini adalah salah satu ide yang sudah tersimpan sejak dulu kala, idenya sudah ada sejak saya di jenjang SMP kelas 1, tersimpan karena entah saya merasa takut, malu atau karena alasan teknis, saya tidak memahami cara penggunaan alat tablet grafis pada tahun 2018. Tepat pada tahun 2018, saya sudah membeli tablet grafis untuk menggambar, saat ini saya hanya menggunakannya untuk latihan, tetapi frekuensinya hanya 2 sampai 4 kali dalam tahun tersebut, penyebabnya sendiri karena saya merasa ragu-ragu, takut, dan tidak tahu bahwa aplikasi “Adobe Photoshop CS6” yang saya gunakan tidak memiliki fitur “smoothing”, berbeda dengan “Clip-Studio Paint”, saya temukan pada tahun 2021, meski aplikasinya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Ide komik digital ini, saya jadikan pijakan untuk meningkatkan keahlian saya dalam menggambar digital. Proyek ini dijadikan pijakan karena membuka berbagai dan banyak jalan untuk membuat gambar digital, dimulai dengan proses menggambar digital, sebelum memulai proyek ini, kegiatan sehari-hari saya hanyalah membuat gambar digital, membuat satu atau 5 karakter bebas untuk latihan, digambar menggunakan dengan berbagai pose, beberapa gambar ditebalkan dan diwarnai, sisanya hanya digambar dalam bentuk sketsa kasar yang berantakan, masih terlihat banyak tarikan garis yang acak-acakan di gambarnya, sehingga menutupi detail gambarnya. Selain hal ini, seketika saya mencoba untuk membuat gambar komik, saya mulai mengenal dan eksplorasi berbagai fitur baru, beserta belajar mememorisasikan semua fitur atau sistem yang diperlukan dalam mengerjakan sebuah gambar digital, mengenal fitur-fitur tersebut memberikan kemudahan dan teknik yang saya dapat gunakan di gambar saya. Dari proyek ini hanya ada satu hal yang saya sesali, yaitu manajemen waktu yang kurang baik dan tidak teratur, di awal memulai proyek komik, saya pernah membuat sebuah “timeline”, sistem ini dibuat untuk mengatur juga mengingatkan semua jadwal dan proses yang perlu dilakukan selama semester 1, semua jadwal sudah ditulis dengan detail, tetapi sayangnya seketika dimulainya proyek ini, saya melupakan adanya “timeline”, demikian hanya melanjutkan proyek berdasarkan “timeline” baru dan asumsi saya sendiri. Permasalahan yang saya temukan bertambah lagi, yaitu “distraksi”, saya terdistraksi saat mau membuat halaman-halaman komik ini, distraksi ini muncul karena saya tidak bisa menahan diri saya sendiri untuk fokus dalam proses pembuatannya, demikian sering juga lokasi yang saya gunakan tidak tepat untuk memulai proses pembuatan komiknya, contohnya dengan adanya gawai saya, jadinya lebih banyak menggunakan waktunya untuk membuka media sosial dan menonton video “Youtube” yang tidak berhubungan dengan proyek komiknya.

Nasib isu ini berakhir di sini, semua permasalahan yang saya sebutkan sebelumnya sudah berakhir, dituntaskan tepatnya ditahun 2021. Dengan berusaha meninggalkan dan memperbaiki kebiasaan buruk ini, kini pada tahun 2023 saya menjadi cukup konsisten dengan karya gambar saya, mau secara digital atau manual, membuat gambar setiap harinya, beberapa dipublikasikan ke akun media sosial, sisanya dibuat untuk rekreasi dan latihan gambar saya, mau secara digital atau manual. Tahun 2022, saya sudah membuat total 33 objek gambar, beberapanya latihan, sisanya bagian dari tugas proyek KPB, semuanya berperan dalam proses saya latihan menggambar digital, intinya tahun 2022 saya memfokuskan diri untuk mencapai standar seniman digital favorit saya seperti  “Lenyavok” (https://mobile.twitter.com/LenyavoksArts), karena itu prosesnya sendiri terbagikan ke proses latihan dan memahami ilustrasi, gaya gambar beserta teknik gambar yang diaplikasikan di gambar seniman favorit saya. Tidak hanya itu, pada tahun 2022 beberapa gambar saya sudah diwarnai, ditambah memakai “shading” sederhana, semuanya dilakukan bertahap, dari mewarnai dasar, sampai mengenal teknik dan “contour”, gradasi warna yang digunakan saat mewarnai tekstur atau objek tertentu, seperti benda logam, warna bulu, benda padat, tekstur kayu, dan cara mewarnai sepatu bot.

*iklan*

Halo Warga Smipa, apa kabar!  Dalam rangka menggalang dana untuk live in Kelompok Gobak Sodor ke Gambung, kami menjual produk baru nih...Yaitu kalender dan notes! Terbuat dari kertas daur ulang yang ramah lingkungan, serta hadir dengan desain yang menarik. Produk ini EXCLUSIVE ya, karena dibuat sendiri oleh kami makannya untuk pembelian harus pre-order...  Bila tertarik untuk pre-order, bisa mengontak admin 081931390418 (Thania), atau kunjungi Instagram kami @sageproject , dan bisa juga kunjungi Warung Smipa...

@sageproject_=

https://www.instagram.com/sageproject_/?hl=en

Warung Smipa=

https://warungsmipa.id/store/sage-project/