Ini sebenarnya puisi waktu sy utlah kemarin2, tapi dipikiri2 ok juga dibagikan dibacakan ^^.
Ada perubahan dari versi awalnya, semoga ternikmati ya ^^.
Masuki tahun pelajaran yang entah ke berapa...
Memang sedih nyatanya bertambah tua
Namun senang mengarung beramai ria
Menerus belajar serasa kembali memuda
Smipa ibarat sudah rumah kedua
Rekan dan anaknya lebih menjadi keluarga
Walau ya.... terkadang ada jiwa nakal ceria
Seperti kanak ketika dahulu kala.....
Berantem - Rebutan - Pukul2an - Kejar2an - Poyok2an - Sumput2an
Sesekali menangis...
Sesekali memurung...
Sesekali memarah...
Tapi ya kembali bercantelan tertawa bergembira
Toh namanya juga teman bercampur saudara
Beruntung si kelingking menemani melerai bercanda.....
Sungguh senang...
Menikmati keriangan sukacita bersama
Karna memang ini kan bahtera kita semua.....
Ya.......
Terkadang layar mulai berlubang perlu dijahit
Terkadang dayung agak retak perlu disambung
Terkadang jangkar terlalu karatan perlu dipoles
Terkadang lambung sedikit bocor perlu ditambal
Dan Terkadang gelombang besar membanjiri geladak
Bersyukur sang Nahkoda sejati...
Yang selalu mengendalikan kemudi...
Dan dengan suaranya-Nya...
Yang lembut meneduhkan...
Berkata jelas terdengar...
"Ini Aku....tenanglah".....
Selalu ada masa ketika pijaran Memerah Merona
Dan tidak jarang muncul Meredup Merana
Ya.....
Disitulah Teman-Teman menemani bercengkrama
Mengenang bergandeng melewat beragam berduka dan bersuka...
"Kuatkan saudaramu ketika kamu sudah kuat"
Begitulah sabda-Nya.....
Dan.....
Sampailah kita...
Bersama semuanya...
Di ujung...
Di depan nanti...
Terima kasih teman...
Terima kasih kawan...
Terima kasih rekan...
Terima kasih saudara...
Kamis 18-6-26
Bandung, Smipa-Pendopo
Pujanga Tonggeret (Kalau kata teman sy ^^)