AES010 Perjalanan
Sanya
Saturday October 12 2024, 10:19 AM
AES010 Perjalanan

Semua dimulai dari cita-cita. Rumah yang nyaman dengan segala kasih akan kita tinggalkan, berpisah dengan harapan akan menemukan kehidupan yang lebih baik, menggapai cita-cita. Memulai perjalanan untuk mencapai tujuan tentu perlu persiapan matang. Semakin jauh tujuan kita semakin banyak perlengkapan yang harus disiapkan mulai dari perbekalan hingga kesiapan fisik dan mental.

Lalu dimulailah perjalanan kita mencapai tujuan. Saat keluar rumah sudah dihadapkan pada pilihan mau jalan kaki, naik sepeda, naik motor, atau naik mobil? Tentu akan disesuaikan dengan pertimbangan kita.

Jalan kaki akan memakan waktu paling lama tapi kita akan bertemu banyak orang selama perjalanan kita, didepan banyak pilihan kendaraan umum yang bisa ditumpangi.

Naik sepeda mungkin menarik juga selama perjalanan kita bisa menikmati pemandangan, tidak seberat jalan kaki tapi masih ada opsi menggunakan kendaraan umum yang lebih besar.

Naik motor bisa jadi pilihan, gesit, relatif murah dan bisa pergi kemanapun walaupun jalannya kecil. Tapi perlu lisensi dan surat lengkap, harus hati-hati juga karena rawan kecelakaan.

Naik mobil mungkin ideal untuk tujuan yang jauh, bisa lewat tol dan relatif aman. Tapi cost nya tinggi, juga perlu lisensi dan surat lengkap. Memilih mobil akan jarang berinteraksi dengan orang lain membuat kita kesepian.

Setelah memilih transportasi akan dihadapkan lagi dengan pilihan berikutnya, apakah mau lewat jalan kecil dengan pemandangan indah tapi jalannya tidak diaspal dan rutenya memutar?


Atau lewat jalan raya, seperti kebanyakan orang yang tidak suka berspekulasi, memilih jalan yang biasa dilewati banyak orang dengan segala kemacetan, sautan bunyi klakson, tapi dengan banyaknya orang di jalan membuat kita merasa memiliki teman seperjuangan?

Atau lewat jalan tol, jalan tercepat menuju tujuan, jalan tapi ditukar dengan biaya yang mahal, kebosanan, rasa kesepian karena sendirian didalam kendaraan, kendaraan lain yang melintas juga ingin cepat sampai tujuan.

Saat perjalanan dilakukan akan ada suatu titik dimana kita meragukan pilihan kita, dihadapkan pada pilihan yang membingungkan. Apakah jalan ini akan membawaku pada tujuanku? Apakah jalan lain akan membawaku pada tujuan lain yang lebih indah? Ketika sudah memilih jalan lain akan datang pilihan jalan yang membawa kita kembali ke tujuan awal.

Saat perjalanan dilakukan akan ada suatu titik dimana kita menyadari pilihan yang kita buat dimasa lalu sudah tidak sesuai dengan diri kita saat ini, mungkin kita akan berganti kendaraan, mungkin lintasannya yang berganti bahkan tujuannya yang berubah.

Perjalanan membuka perspektif baru, interest baru, jalan baru yang sebelumnya tidak disangka akan melintas pada jalan hidup kita yang bisa jadi opsi untuk jalur yang bisa kita lewati untuk mencapai tujuan kita.

Saat perjalanan mungkin akan terasa lelah, bosan, kehilangan semangat. Mari istirahat. Temukan rumah baru karena rumah lama kita sudah terlalu jauh dibelakang sana. Rumah kita sendiri. Rumah kita adalah diri kita, tubuh yang nyaman untuk jiwa yang tenang. Sering kali kita terlalu berfokus pada tujuan kita, sehingga lupa menyiapkan rumah yang nyaman untuk beristirahat. Rumah tempat kita pulang untuk beristirahat. Saat diri sudah pulih lanjutkan perjalanan untuk sampai ke tujuan.

You May Also Like