Saya suka sejarah. Selama saya memiliki hobi membaca, topik sejarah adalah suatu magnet yang sepertinya selalu menarikku. Ketertarikan itu kemarin diinterogasi usai suatu diskusi di toko buku pelagia terkait proklamasi. Ditanyakan: mengapa sejarah terus menerus merupakan topik utama yang didalami? Apakah imajinasi suatu hal yang menakutkan? Kujawab saat itu dengan: Sejarah untukku adalah suatu topik yang untukku krusial untuk memahami masa sekarang; bagaimanakah kita tiba di realita yang kita hinggapi melalui kehidupan kita sekarang.
Sepanjang akhir bulan Juni hingga sekitar 10 Agustus saya menulis suatu artikel mengeksplorasi depiksi sejarah Indonesia, historiografi dan masa depannya. Artikel tentu tidak dapat dipisahkan dari pernyataan-pernyataan Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan dan kewenangannya diatas proyek revisi ulang sejarah resmi Indonesia. Saya lalu diajak oleh Kak Andy agar kawan-kawan ririungan juga mampu mengakses.
https://medium.com/@sebastiannowens/how-should-indonesia-depict-its-past-240bae993069
Terima kasih Owen. Kalau ada yang sampai mampir ke tulisan ini, tulisan panjang Owen ada di tautan di bawah ini, ada di Medium. Menurut saya tulisan Owen adalah tulisan yang keren. Concise, didasarkan riset, ditambah perspektif pribadi sebagai penulis - dalam konteks ke-Indonesiaan hari ini. Acung jempol ππΌππΌππΌ. Semoga berlanjut.