Memimpikan sesuatu itu sangat meyenangkan. Membayangkannya saja sudah menjadikan keasyikan tersendiri. Saya tidak pernah berhenti melakukan ini sebab memimpikan dan membayangkan sesuatu bagi saya sudah merupakan sekian persen keseruan dari kejadiannya sendiri. Seperti misalnya berbulan-bulan sebelum saya pindah ke Colorado. Saya ingat Nina terus menerus mengatakan,"Jangan terlalu berharap, nanti kalau gagal kamu akan sangat kecewa." Saya beda, justru saya menikmati masa-masa "berharap-harap cemas" itu! Kalaupun seandainya gagal, toh saya sudah merasakan keseruan "berharap" dan bermimpi. Kenapa tidak? Daripada tidak punya harapan atau mimpi sama sekali! Itu prinsip saya.
Saya punya sebuah impian untuk melakukan perjalanan panjang. Ini ada dalam bucket list saya. Well, bukan betul-betul bucket list sebab saya sebetulnya tidak punya hahaha... Tapi ini keinginan saya, mimpi saya jika saja diberi kesempatan dalam hidup ini sebelum saya selesai melakukan petualangan di dunia ini, pasti akan sangat luar biasa. Perjalanan panjang apa? Perjalanan menelusuri tempat-tempat yang makanannya saya gemari!
Saya pernah menulis serangkaian "perjalanan" di grup masak Smipa. Itu sebetulnya salah satu mimpi saya. Menikmati makanan-makanan khas berbagai negara. Saya ingin jalan-jalan melakukan perhentian di berbagai negara hanya untuk makan! Rangkaian tulisan itu tidak selesai karena saya terjebak dalam kesibukan. Saya harus mencari lagi apakah tulisan-tulisan itu masih ada, sebab sayang kalau hilang. Nah seandainya memungkinkan, perjalanan itu akan saya jadikan 1 perjalanan panjang dan besar! Namanya juga mimpi, harus yang "wah" bukan? Siapa tahu, hidup itu aneh penuh dengan kejutan dan hal-hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kalau anak kampung kumal bisa tinggal di Amerika selama lebih dari 15 tahun dengan modal dengkul, hal-hal yang tak pernah terbayangkan bisa saja terjadi.
Garis besarnya begini. Perjalaan saya akan dimulai dari negara tetangga seperti misalnya Malaysia dan Singapura. Walau saya sudah sering makan nasi lemak dan Chicken Rice, saya yakin akan lebih mind blowing jika dinikmati di tempat asalnya. Dari sana saya akan ke Vietnam, Thailand, laos dan Kamboja. Saya punya daftar makanan kegemaran dari daerah-daerah ini. Saya membayangkan mengunjungi banyak teman-teman dari negara-negara ini, kalau perlu "ngampar" di ruang tamu mereka untuk menghemat biaya. Ini adalah jenis perjalanan yang saya gemari, yaitu nebeng di tempat teman atau tidur di kendaraan yang membawa saya dari satu tempat ke tempat lain. Coba, siapa yang tidak kenal pho dari vietnam atau Larb, tom yum goong, papaya salad dari Thailand? Kamboja dan Laos punya jenis kuliner yang mirip-mirip dengan Thailand dan Vietnam tapi memiliki kekhasan lokal. Karena saya juga punya teman-teman di sana, kenapa tidak?
Dari daerah sana, jika saya bisa, bukan prioritas tapinya, ya ke India, pakistan dan nepal. Saya juga punya banyak teman di sana. Nikmatnya pernah hidup sebagai bagian dari international students, relasi tersebar di seluruh dunia! Hahaha... Makanan India dan Pakistan menyenangkan juga walau, maaf, saya harus memilih-milih sebab makanan di sini kaya dengan rempah yang tubuh saya seringkali tidak mampu bersahabat, seperti misalnya kayu manis! Butter chicken, Tandoori, Chana masala dan sebagainya bisa sering saya nikmati di tempat kerja. Saya merasa beruntung bekerja di departemen yang berhubungan dengan food and beverages. I am living my dream! hahahaha..
Baiklah, dari situ saya akan ke China, Taiwan, Korea dan Jepang! Siapa yang tidak suka Chinese Food, Korean food dan makanan Jepang? Nonton film seri di Netflix sesuai anjuran kak Ine saja sudah bikin lapar walaupun makanannya sederhana. Bayangkan kalau datang sendiri ke tempat asal makanan itu. Sushi, Sashimi atau Kobe dan Wagyu steak.. siapa yang menolak? Saya bisa makan makanan Korea setiap hari! Beberapa minggu terakhir sejak pesta ulang tahun Kano dengan teman-temannya, saya masih punya banyak daging yang sudah dibumbui, tinggal taruh di atas teflon dan siapkan nasi bersama kimchi atau macaroni salad sudah merasa bahagia! Kano bilang begitu! Hahaha...
Beres di Asia saya bisa memilih ke berbagai tempat. Ke Timur Tengah? ayo saja. Saya juga punya banyak teman di sana, bahkan Afrika! Minimal saya sudah pernah mencicipi makanan dari banyak tempat di Timur Tengah dan Afrika karena dining center tempat saya bekerja sering menyajikan makanan-makanan manca negara, bahkan ada 1 station yang namanya World fare! Tapi sekali lagi, saya ingin mencoba yang jauh lebih otentik yang dibuat dan dinikmai di negara asalnya! Tentu saja sambil pesiar, tidak hanya makan! hahaha..
Eropa, saya pernah cerita, saya ingin berpergian menggunakan Eurorail, hop in and out the train dari negara satu ke negara lain. Saya tidak hanya punya teman-teman di Eropa tapi juga punya banyak keluarga. Menikmati paella yang otentik di Valencia, Spanyol; atau menikmati pastry sambil duduk di kursi di pinggir jalan di Paris misalnya. Atau walau saya bukan penggemar pasta, kenapa tidak mencoba keju parmigiana, ditemani irisan super tipis prosciutto dan serta harumnya wine di Parma, Italia. Saya akan punya cerita berlembar-lembar untuk menggambarkan kebahagiaan saya!
Ini memang mimpi saya! Seperti saya katakan di awal, mimpi boleh yang bombastis yang tidak masuk akal karena saya sudah membuktikan bahwa hidup itu penuh dengan kejutan yang tidak pernah bisa dibayangkan sebelumnya. Dan saya beruntung sudah dapat menjalaninya. Terus bagaimana seandainya tidak terjadi? Ya tidak apa-apa, membayangkan saja sudah membuat saya bahagia, saya katakan di atas, memimpikan dan membayangkan sudah seperti menjalankan sepersekian persen dari kejadian sesungguhnya. Jangan salah banyak sekali orang yang membayangkan makan masakan Kapau di pinggir jalan di Bukit Tinggi, roti bakar di jalanan gelap di Bandung Bahkan nasi jinggo di Bali atau nasi pecel di jalan Pemuda Surabaya. Minimal sekarang ini saya kangen dengan makanan-makanan itu, kalau tidak bisa keliling dunia, saya bisa cukup berterimakasih keliling makan krengsengan atau nasi soto Gubeng di tempat kelahiran Istri saya. Sisanya kalau kepingin paella, supaya murah ya bikin sendiri hahahaha!***