Mungkin sudah banyak orang yang tahu kalau aku orang yang suka sekali berbicara, sering bercerita, sangat ekspresif saat berbicara, dan berisik. Itu pandangan teman-teman, dan orang di lingkungan sekitar terhadapku, dan aku mengakui itu. Tidak ku masukan ke hati kalau ada orang yang menghujat tentang aku yang suka berbicara, toh itu bukan hal yang buruk, dan aku tahu batasan untuk berbicara. Tapi aku sadar kalau aku hanya bisa bicara saja, kemampuan mendengarkan ku malah kurang. Maka dari itu aku ingin mengembangkan kemampuan mendengarku.
Sebelum ku cari tahu cara menjadi pendengar yang baik, aku cari tahu dulu kenapa aku sulit untuk jadi pendengar. Walaupun aku juga suka mendengarkan cerita orang lain, mendengarkaan orang lain berbicara kemudian menganggukan kepala dan bilang “iya”, tentu saja tidak cuku. Karena menurut ku, yang kulakukan kurang memahami dan memberikan jawaban secara aktif dengan unsur emosi, ataupun intelektual, dan kadang aku suka kehilangan fokus saat sedang mendengarkan. Tiba-tiba pikiran-pikiran yang tidak diundang, dating ke otak ku tanpa permisi. Tentu saja mengganggu, jadi aku harus menyelesaikan masalah yang satu ini terlebih dahulu.
Sebenarnya sudah ada solusi yang muncul di benak ku saat menuliskan essay ini, yaitu membuat diriku siap seutuhnya. Jadi, aku bilang kepada diriku sendiri, contoh “sekarang waktunya mendengarkan!” , “dengerin ______, ngomong”. Aku harap cara ini bekerja, karena istilahnya aku sedang membuat sugesti yang bekerja di diriku. Kemudian cara kedua yang kupikir pasti akan bekerja adalah, menjernihkan pikiran, jangan melakukan dua kegiatan dalam satu waktu (misal: main hp sambal dengerin) karena bisa mengacaukan pikiran juga. Kemudian menepis pikiran yang diluar konteks agar bisa fokus kembali. Caranya bagai mana? Berhenti memikirkan yang diluar konteks dan kembali membuka telinga untuk mendengarkan yang seharusnya.
Mungkin masih banyak cara yang ada di luar sana (internet), aku juga akan mencari tahunya, agar aku bisa menjadi pendengar yang baik. Aku harap aku pun bisa jadi pendengar yang baik, jadi seimbang, pembicara yang baik, dan pendengar yang baik.