AES 018 Bertemu Mba Siska
seline
Friday May 15 2026, 4:13 PM
AES 018 Bertemu Mba Siska

14 Mei 2026

Hari itu menjadi sebuah perjalanan yang cukup panjang dan penuh kesan. Perjalanan dimulai pukul 09.00 WIB menuju kediaman Mba Siska. Meskipun sempat mabuk darat karena medan jalan yang sangat berkelok-kelok, rasa "mabuk" itu terdistraksi saat melihat keindahan rumahnya Mba Siska, terutama area perpustakaan mininya yang langsung terlihat dari pintu masuk berada di lantai dua.

Agenda utama kami adalah berdiskusi dengan Mbak Siska dan Mas Panji. Kami berdiskusi banyak mengenai Pasar Papringan, mulai dari sejarah berdirinya, latar belakang pengelolaannya, hingga sisi-sisi lain yang jarang diketahui publik. Obrolan ini benar-benar membuka perspektif baru bagi kami mengenai pemberdayaan lokal.

Setelah diskusi, kami diajak menuju kebun milik mereka. Di sana, kami belajar mengenai berbagai jenis tanaman sambil menikmati suasana. Ada satu momen yang menarik saat Mba Siska membahas bahwa beliau pernah ke Kebun Leuwi Goeng. Ternyata, dunia ini begitu sempit karena tempat tersebut adalah tempat yang rutin dikunjungi kelas kami setiap hari Senin.

Setibanya kembali di rumah Mba Siska, kami disambut dengan jamuan makan siang, ada : ikan tongkol asin, daun singkong, sambal ijo, dan beliau menyediakan ada 2 jenis nasi yaitu nasi biasa dan nasi jagung. Aku makan dengan sangat lahap sampai kenyang mabuk hehe... Lalu energi yang kembali terisi langsung kami gunakan untuk aktivitas selanjutnya yaitu menanam bibit talas.

Tantangan sebenarnya muncul di sini. Medan menuju lokasi penanaman ternyata cukup menguras fisik dengan waktu tempuh sekitar 25 menit berjalan kaki serta kami harus turun lagi di bagian akhir jalan untuk benar-benar sampai di titik penanaman. Bagiku pribadi, ini adalah bagian terberat karena kondisi fisik yang sedang kurang fit, begitu juga dengan beberapa teman-teman lain yang sempat mengalami kendala kesehatan. Namun, kerennya Farzan dan Vania yang tetap turun ke area berlumpur itu dan menanam talasnya. Lalu kami balik kembali ke rumah Mba Siska untuk berbincang-bincang lagi sedikit setelah itu kami mencari kendaraan untuk pulang.

Perjalanan pulang pun tidak luput dari sedikit drama transportasi, kami sudah menghubungi driver yang biasa kami pesan namun bapak drivernya sedang tidak ada di Temanggung, beliau sedang ada di daerah Dieng karena ada saudaranya yang meninggal. Tapi berkat bantuan Mba Siska beliau memanggil tetangganya yang memiliki mobil untuk mengantarkan kami pulang, dan pada akhirnya kami bisa kembali dengan selamat.

Hari ini aku mendapatkan banyak hal, tentang sejarah, koneksi antar-tempat yang tidak terduga, hingga pentingnya ketahanan fisik di lapangan. Sekarang saatnya beristirahat dan memulihkan tenaga untuk agenda berikutnya.

You May Also Like