AES 021 Mulainya Petualangan
seline
Friday May 29 2026, 3:33 PM
AES 021 Mulainya Petualangan

maaf aku lupa untuk menceritakan keberangkatan di aes, jadi inilah keberangkatan versiku.

Hari keberangkatan yang dinanti akhirnya tiba juga. Hari itu, orang tuaku mengabarkan informasi dari grup bahwa seluruh peserta penjelajahan diputuskan untuk berkumpul langsung di loket tiket Terminal Cicaheum jam 17.00. Karena sempat lama berputar-putar mencari tempat parkir, aku akhirnya menjadi salah satu orang yang datang paling terakhir dibandingkan teman-teman yang lain. Setelah semuanya berkumpul, kami sempat mengobrol santai sebentar sebelum Kak Bayu mulai menyampaikan kata sambutan di depan para orang tua dan anak-anak yang mau penjelajahan. Lalu sebelum naik ke bus kami doa bersama, foto juga untuk kenang-kenangan, dan langsung masuk ke dalam bus sekitar jam 18.00. Setelah bersiap-siap di dalam, bus kami akhirnya resmi berangkat sekitar pukul 18.30.

Perjalanan malam itu sangat menguji ketahanan fisik karena AC di dalam bus dingin sekali, bahkan sudah kaya masuk ke dalam kulkas!! Setelah sekitar dua jam perjalanan berlalu, aku menyadari kalau kursi di seberangku kosong. Karena awalnya aku duduk berdua dengan Dea, aku pun memutuskan untuk pindah ke barisan sebelah yang kebetulan memiliki dua kursi kosong agar bisa meluruskan badan dan tiduran. Aku sendiri baru benar-benar bisa terlelap sekitar jam 01.00 dini hari, tepat setelah kami menyantap makan malam paket bus di rest area khusus bus Budiman. Secara keseluruhan, kami menghabiskan waktu sekitar 9 hingga 10 jam di perjalanan, akhirnya tiba di Temanggung pada pukul 04.00 subuh.

Begitu sampai di Temanggung, kami langsung dijemput oleh angkot yang sudah disewa melalui Mas Ahmad. Sopir angkot tersebut langsung mengantarkan kami menuju Pasar Temanggung untuk membeli berbagai bahan masakan dan perabotan. Kebetulan rumah singgah yang akan kami tempati ini baru saja selesai dibangun, jadi kondisinya memang masih sangat kosong. Saat tiba di depan pasar, kami turun dengan hanya membawa barang-barang penting yang diperlukan saja. Proses belanja ini rasanya seru dan membuatku sangat excited, apalagi ini adalah pengalaman pertama kalinya aku berkunjung ke Temanggung. Setelah selesai belanja, kami kembali ke titik parkir angkot, dan di sanalah kami baru pertama kali bertatap muka langsung dengan Mas Ahmad.

Setelah sempat mengobrol singkat dan berkenalan dengan Mas Ahmad, kami langsung melanjutkan perjalanan dari arah kota menuju ke Desa Ngadiprono dimana kami akan tinggal. Sesampainya di sana, rombongan kami disambut dengan sangat hangat oleh Pak Endro selaku pemilik rumah, Pak Sam, dan tentunya Mas Ahmad. Kami kemudian diajak Pa Endro berkeliling untuk house tour sekaligus menjelaskan mengenai fasilitas dan barang apa saja yang tersedia di dalam rumah tersebut. Agenda berikutnya adalah membereskan barang bawaan dan membagi kamar tidur. Kamar pertama diisi oleh Kak Gina, Ara, dan Tata, Kamar kedua diisi oleh aku, Dea, dan Vania, sedangkan kamar ketiga ditempati oleh Farzan sendirian, enak banget dia bisa bebas. Setelah pembagian selesai, aku dan teman-teman dibantu Mas Ahmad pergi mengambil kasur ekstra ke rumah warga lain yang jaraknya sekitar 5 menit berjalan kaki. Kami pun bergotong-royong menggotong kasur serta seprainya. Setibanya di kamar, tim kamar dua langsung bergerak merapikan ruangan hingga suasananya berubah 180 derajat menjadi estetik dan nyaman banget. Thank you roomate.

Sore harinya, agenda kami dilanjutkan dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke beberapa rumah warga setempat. Kunjungan pertama kami awali ke rumah Pak RT, kemudian berlanjut ke rumah Bu Ella, Pak Sam, dan diakhiri di rumah Pak Endro. Momen yang paling tidak bisa kulupakan di hari pertama itu adalah saat pertama kali mandi air di sana, itu parah dingin banget, sumpah demi apa pun! Hari pertama yang melelahkan namun seru ini pun akhirnya ditutup berkenalan dengan warga Desa Ngadiprono.