AES #10 Supergreens
joefelus
Saturday May 29 2021, 5:52 AM
AES #10 Supergreens

Ada sebuah tempat makan yang menyajikan chinese food yang saya sukai. Ini sebetulnya chain restaurant yang ada di mana-mana. Menu nya ya orange chicken, general Tso, Kung Pao chicken dan sebagainya. Biasanya pembeli harus memilih. Ada paket dengan 1 entree dan 1 starch, misalnya chow mien dengan orange chicken atau juga bisa memilih porsi lebih besar, starch dan 2 entree, dan sebagainya. Saya dulu biasa pesan 1/2 chow mien (mie) dan 1/2 nasi goreng (biar seolah-olah tambah entree) lalu memilih 2 entree. Namun sesudah didaulat dokter untuk menjaga asupan makanan beberapa tahun lalu, saya mulai mengganti karbohidrat dengan sayuran. Nah di restoran ini ada yang disebut dengan supergreens, yaitu tumis daun kale, kol, broccoli, kadang broccolini dan lainnya.

Sebetulnya Supergreens ini biasa saja, karena dimasak dengan cara sederhana. Tapi saya suka sekali karena teksturnya yang masih crunchy. Sulit untuk meniru memasaknya di rumah dengan kualitas serupa karena saya tidak mempunyai peralatan masak yang tepat. Memasak sayur ini harus menggunakan kompor dengan api sangat besar yang panasnya tidak bisa disamai dengan kompor domestik di rumah. Untuk memperoleh kualitas semacam supergreens ini, maka harus memasaknya dengan api besar dalam waktu sangat pendek. Kalau masak di rumah dengan panas yang tidak mencukupi maka waktu memasaknya harus lebih lama dan akhirnya sayuran jadi layu, kerenyahannya hilang dan warnanya sama sekali jauh dari cerah! Masak di rumah cenderung overcooked, karena kalau terlalu cepat, sayuran belum matang, tapi kalau dimasak hingga matang, sayuran kehilangan kerenyahannya! Susah! di sini yang dibutuhkan tidak hanya teknik memasak, tapi juga sekali lagi peralatan yang tepat.

Sama halnya dengan beli nasi goreng di chinese resto. Kita sangat sulit menyamai kualitasnya jika memasak di rumah. Kenapa? sekali lagi, karena kurang panas! Kita tidak akan pernah bisa menikmati masakan sendiri dengan bau khas "gosong" ala restoran! Betul khan?

Kenapa tiba-tiba saya membahas mengenai kale, broccoli dan sebagainya? karena ada banyak artikel yang mengatakan jenis sayuran ini, yang disebut dengan cruciferous vegetable, tidak baik untuk penyandang penyakit Hashimoto! Katanya jenis sayuran ini dianggap mengganggu thyroid dalam menggunakan yodium, sementara yodium dipercaya mempunyai peran dalam produksi hormon!

Selama beberapa minggu saya mencoba menghindari sayuran-sayuran kegemaran saya ini, dan sibuk membaca artikel sebanyak-banyaknya. Semakin banyak membaca semakin saya dilanda kebingungan karena banyak artikel tidak menganjurkan konsumsi sayuran ini, dan tak kalah banyaknya juga artikel yang justru mendorong para penyandang penyakit ini untuk tetap mengkonsumsinya. Kacau balau!!! Penyandang penyakit ini cenderung mengalami sembelit, nah mengkonsumsi serat akan membantu memecahkan masalah. Penyakit ini juga mengakibatkan pasien menghadapi masalah berat badan, nah fiber salah satu keuntungannya adalah membuat kenyang yang tahan lama, kalori jauh sangat rendah jika dibandingkan dengan karbohidrat yang tentu saja akan diubah menjadi gula yang sangat erat hubungannya dengan kelebihan berat badan!

Saya sempat bersedih karena harus menghindari kale, broccoli dan sejenis sayuran-sayuran hijau ini. Untung saja ternyata dokter saya mengatakan bahwa semuanya itu hanyalah mitos yang sama sekali belum didukung oleh penelitian ilmiah. Saya masih tetap dipersilakan mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar! Duh Bahagianya!

Di daerah saya ini saya sangat sulit menemukan daun pepaya atau daun singkong, nah sebagai pengganti yang teksturnya hampir mirip adalah kale! Kalau mau makan pecel yang banyak tanpa merasa berdosa karena takut terlalu banyak kalori yang dikonsumsi, maka dengan makan kale, dosa-dosa tersebut diampuni hahahaha... maksudnya, Kale itu enak disantap, sehat dan juga rendah kalori. Mangkanya di restoran tempat saya sering makan makanan ini menyebutnya supergreens! Karena warnanya green dan super sehat! Nah malam-malam nulis soal kale dan broccoli, saya jadi mulai menelan air liur karena membayangkan makan supergreens dengan kung pao chicken dan Shanghai angus steak. Ga perlu nasi atau mie goreng! Makan enak tapi tetap sehat! hihihihihi***

yulitjahyadi
@yulitjahyadi   5 years ago
Kalau dilihat dari kacamata elemen, thyroid ada di elemen udara yg berkarakter dingin dan mobile. Sayur-sayuran sejatinya berkarakter dingin, dan ketidakseimbangan elemen udara (vata) munculnya bisa berupa konstipasi. Tapi karakter dingin dari sayur itu bisa dikurangi dengan memakannya dalam kondisi dimasak. Sama-sama sayur tapi berbeda karakter saat dikonsumsi dalam bentuk jus mentah dan tumisan matang. Sekedar opini saya 😁