We: Minim Dialog Namun Menyayat Hati
Yazid Jenthara
Wednesday February 9 2022, 9:48 AM

WhatsApp Image 20220209 at 09.44.14.jpeg

Identitas Film


Judul: We
Tahun rilis: 2021
Rating usia: 13+
Genre: Drama Keluarga
Rumah produksi/distributor: Studio Klover,AIM Productions 
Sutradara: Aco Tenriyagelli
Pemeran: 

- Rachel Amanda sebagai Adin
- Teuku Rifnu Wikana sebagai Bapak
- Riny Hamid sebagai Ibu
- Alda Puspitasari sebagai Alda
- Alma Mauvi sebagai Alma
- Aisyah Nadia sebagai Caca
- Fuad Maulana sebagai Zul

Durasi: 12,50 Menit


Paragraf Pembuka


 “Pak, lulus, Pak, Adin Lulus!!” hanya dengan kata-kata tersebut, seketika film terasa sangat berbeda. Film pendek berdurasi 12,50 menit buatan Aco Tenriyagelli ini berhasil membuat saya sangat takjub dengan karyanya satu ini. Film yang bisa membuat Anda merasakan perasaan sang ayah tanpa mendengar dialog.



Sinopsis Film


Sinopsis film ini kurang lebih menceritakan perasaan sang ayah ketika anak gadisnya pergi untuk merantau. Dalam film ini juga, kita diperlihatkan seorang ayah yang terlihat cuek, berpura-pura tegar dan tegas, namun sebenarnya sangat perhatian. Misalnya saja ketika sang anak yang sedang merantau ditanya kabar, hanya ibunya yang menanyakan kabar. Kemana sang ayah? Tentunya sang ayah akan duduk di sebelah ibu dan mendengarkan anaknya berbicara. Pada akhirnya begitulah cara seorang ayah menyimpan rindu kepada anaknya. 



Ulasan Film


Saya sendiri sangat menyukai adegan di mana sang ayah terlihat sangat sedih dan terpukul saat ditinggal sang anak untuk merantau. Di adegan tersebut sang ayah yang berdiam diri di rumahnya. Di dalam rumah ia merasa sangat kesepian dan duduk sendiri di meja makan. Ini menurut saya adalah adegan puncak yang sangat menggambarkan inti cerita dari keseluruhan film. 

WhatsApp Image 20220209 at 09.13.00.jpeg

Durasinya singkat, tapi rasa sedihnya betah bertahan lama. Itu adalah kelebihan tersendiri dalam film ini. Bisa dibilang walaupun  film pendek, namun banyak makna yang tersampaikan. Tentang arti mengejar cita-cita, tentang arti kebesaran hati, kasih sayang, dan cinta kasih orang tua pada anak. Filmnya pun minim dialog, tapi semua rasa berhasil disampaikan lewat bahasa tubuh pemain selama lagu berjalan dari awal hingga akhir film. Apa lagi akting dari Teuku Rifnu yang sangat memukau yang bisa menyampaikan perasaan sang ayah walau hanya dengan gerak tubuh dan ekspresi wajahnya yang terlihat berpura-pura tegas dan tegar.  Menurut saya dalam teknis sebenarnya sudah bagus. Apalagi film ini tidak memerlukan hal hal seperti CGI ataupun stuntman untuk membuat film ini. Lalu dalam hal pengambilan gambar menurut saya sudah sangat bagus sekali dari frame ke frame.   

Sayangnya, film ini terlalu memfokuskan perasaan sang ayah saat ditinggal sang anak. Dengan begitu, karakter lain kurang terlihat serta tidak berguna. Jadi menurut saya mungkin dalam film tersebut bisa ditambahkan perasaan sang ibu juga seperti apa atau memberinya lebih banyak scene dan dialog. Namun itu hanya opini saya pribadi dan menurut saya untuk keseluruhan film ini adalah film pendek yang sangat layak untuk ditonton.

Penutup


Bagi saya film ini pantas untuk disandingkan dengan film Indonesia terkenal lainya dikarenakan narasi cerita yang menarik juga pengambilan gambar yang sudah bagus seperti film drama keluarga lainnya seperti Keluarga Cemara, namun dalam cerita ini kita hanya akan berfokus pada dua orang, yaitu ayah dan Adin. Saya tentunya akan sangat merekomendasikan film ini tentunya bagi orang orang yang pergi merantau karena kita akan melihat point of view dari sang ayah yang akan membuat kita terhanyut dalam film ini. Sebagai penutup saya akan memberi film ini rating 8/10.

Tonton film We disini :

https://youtu.be/MDdM4He2SzA 

Rosmelia Ayu Lestari
@rosmelia-ayu-lestari   4 years ago
Rapi banget, Yazid. Enak dilihatnya :thumbs:
You May Also Like