AES024 Seeds of Thought
yulitjahyadi
Friday September 17 2021, 7:27 PM
AES024 Seeds of Thought

Kuklik tombol merah di layar telepon genggamku dengan tulisan 'Catatan' di bawahnya lalu di layar putih kosong kutuliskan kalimat pertamaku itu, dan selanjutnya...buntu... hahaha... Otakku sedang lelah berpikir, tak tahu mau menulis apa sekarang. Rasanya sudah terlalu banyak kata-kata berseliweran di kepalaku dua hari ini, Sepertinya otot di otak ini sedang lemas setelah intens merentang-rentangkan hubungan antar kata dalam kerangka logika. 

Baiklah, mari merilekskan otak saja hari ini. Kita bermain kata-kata pakai hati saja. Aku percaya bahwa tangan adalah kepanjangan dari hati, maka biarlah jari ini mengetik-ngetikan suara hatiku saja sekarang. 

Di luar sana matahari bersinar terang, langit cerah dengan satu dua awan tipis, pepohonan yang berderet seolah berbaris menunggu giliran untuk menghilang dari pandanganku. Kutarik otot mataku kembali ke tengah dan kulihat komposisi elok putih, biru, hijau, abu dengan gelap terang yang memberi kedalaman pada pandanganku. 

Warna tak hanya sekedar elemen pelengkap suatu komposisi. Hijau adalah warna yang memberi sinyal sinergi pada hati.. ah ternyata di sini bertemu idenya, pantas saja aku jadi tertarik pada deretan hijaunya pohon.  

Alam memiliki daya penyembuh yang luar biasa. Setiap warna yang termuat dalam lukisan semesta memiliki sinergi tersendiri dengan pusat-pusat energi kecil di badan kita. Simpul yang juga memuat kumpulan emosi tertentu bersamanya. 

Birunya langit bisa membuat seseorang menuturkan kejujuran hatinya dan putihnya  awan bisa mendekatkan seseorang pada sang sumber sejatinya. 

Seseorang yang berada dalam lukisan dan menikmati komposisi semesta itu, lantas dapat dengan mudah terhubung ke hati dan berekspresi jujur seturut rasa syukur yang dirasanya.

Segera teringat olehku sekarang kata-kata afirmasi yang mensinergikan seperti 'My heart is open to give and receive love', 'I speak the truth and express myself without fear' atau 'I am connected with the wisdom of universe'.

Ya, aku suka memantra-mantrai diriku sendiri dengan afirmasi-afirmasi semacam itu, why not? Segala sesuatu di dunia ini berawal dari 'seeds of thought', then why don't we put good seeds within us as we wish? Buddha berkata, 'The mind is everything, what you think you become' dan wajah Dr.Joe Dispenza pun tiba-tiba menyelinap dan melambaikan tangan di kepalaku. Aku jadi kian kagum dengan ciptaan Tuhan bernama manusia dengan segala kemampuannya itu setelah membaca bukunya. Ini salah satu yang dikatakannya, 

'How you think, how you act and how you feel is called your personality and your personality creates your personal reality. When you change your personality, you change your personal reality' 

Menarik kan? Manusia barangkali hanya sering terpenjara oleh pikiran-pikirannya sendiri. 'Ah, gue emang gini.. gue itu ga bisa digituin, gue dah terbiasa begini, bla..bla..bla..' Kata-kata yang seolah jadi harga mati, padahal robot saja bisa diprogram ulang ya.

Hhmm...temanku kemarin baru berkabar kalau lumbarnya bergeser 1,2 sentimeter, akibatnya dia tak bisa berdiri lama dan berjalan lama. 'Duuhh...' Seandainya saja ia mendengarkan sakit pinggangnya waktu itu, pasti dia ga ngotot basket terus hingga akhirnya sekarang harus minum obat penghilang rasa sakit, menjalani MRI, dan bahkan kemungkinan operasi. 

Jika segala sesuatu berawal dari energi, apa yang terlihat nyata di tubuh adalah manifestasi paling akhirnya. Masih ingat tentang teori Five Great Elements kan ya? From subtle to gross..

Yaaa... that's why this kind of thing is important for more people to know, eventhough it's hard to explain and to be understood.

Watch your thoughts, they become words

Watch your words, they become actions

Watch your actions, they become habits

Watch your habits, they become character

Watch your character, It becomes your destiny

-Lao Tzu

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
wow... dan tulisan ini dimulai dari kebuntuan ya... luar biasa...
Nice Post Yuli... Love it...
yulitjahyadi
@yulitjahyadi   5 years ago
Thank you Kak Andy.. saya juga menikmatinya sewaktu menulis, real time writing banget, sembari di mobil soalnya.... 😁
You May Also Like