Setelah kemarin menulis sebuah ringkasan yang sekaligus konklusi, terasa bahwa satu siklus besar telah tergenapi, maka setelah itu dorongan yang nyata terasa adalah bebersih, berbenah dan menata ulang. Terutama meja altar dan meja tulis yang ada di kamar, dua area untuk hadir bersama diriku, lewat meditasi, sembahyang, membuat rosario, membaca, menulis dan berkarya lainnya.
Semua barang yang berada di atas altar diturunkan, bersihkan menyeluruh, kemudian satu persatu ditata ulang. Susunan barangnya pun berubah dan diperbarui sesuai tuntunan rasa di momen itu, termasuk dorongan untuk memindahkan barang-barang yang terasa tidak sesuai lagi untuk berada di sana.
Seusai membereskan seluruh area penting itu tersadari maksudnya dan pesan yang hendak disampaikan lewat dorongan itu. Dari cara menata barang yang jelas mengumpulkan kepingan serupa yang terpisah-pisah, untuk disatukan dengan komposisi yang baik dalam satu tatanan yang sesuai dengan rangkaian gambar besar kepingannya. Benda yang terangkai itu juga menunjukkan kepingan waktu sendiri dan melihatnya dalam satu kesatuan seperti melihat sebuah cerita yang utuh. Melalui proses itu, aku seolah dibawa lagi untuk mengingat kembali setiap titik peristiwa yang telah terlewati satu persatu.
Beberapa barang yang dibawa dari luar kamar untuk dikumpulkan di area ini seolah jadi ajakan untuk mempersiapkan sebuah proses baru. Beberapa buku penting dan catatan kupindahkan dari lemari buku ke atas meja tulis. Saat memilih buku, aku membaca sekilas bagian-bagian yang kutandai. Proses memilih buku dan catatan itu pun jadi kilas balik tersendiri. Kutemukan catatanku di tahun 2016 seputar makanan dan pola makan yang terasa sebagai kepingan penting dan kubutuhkan, meski saat itu aku belum tahu untuk apa. Beberapa buku catatan selama sekolah yoga juga terasa seperti keping-keping tercecer yang harus dikumpulkan dan disatukan, walau entah bagaimana caranya, yang penting semua kini berada saling berdekatan di atas meja tulis setidaknya saat suatu waktu dibutuhkan, dengan cepat dapat ditemukan.
Altar telah rapi, meja tertata dan penuh suplai bacaan, lemari kaca penympanan kristal pun rapi tertata. Lalu perhatianku tertuju pada dua buah kartu kecil yang kutempel sejak lama dalam lemari kaca. Dua buah kartu yang kuterima di acara penutupan pelatihan guru yoga di Kirana School of Yoga and Life.
Aku membacanya dan sejenak tertegun,
begini tulisan pada kartu pertama :
"Write more to unlock your heart. Take a moment to pause and be still... As you connected more to your own heart you will find that all the answer exist there !"
Lalu ini tulisan di kartu kedua :
"You are light and your light won't glow any dimmer when you light up other's. BE GENEROUS in your teaching in sharing your light and always share from your heart"
...lalu aku pun kehabisan kata-kata, speechless..
.
My Lord, take me whereever You want,
Thank you 🙏🏼
30 Okt 2021