AES004 Postur
yulitjahyadi
Wednesday August 25 2021, 7:04 PM
AES004 Postur

Pose ini buatku adalah jalan tol untuk ke titik nol. Terkadang tubuh ini butuh dinetralkan dengan tengkurap seperti ini agar napas menjadi perlahan sekaligus memindahkan kecenderungan aktifnya sisi depan ke sisi belakang tubuh. 

Saat berkegiatan sehari-hari tubuh sering 'dipaksa' untuk mengikuti kebutuhan aktifitasnya. Oleh karena itu postur tubuh seseorang akan selalu mengikuti pola aktifitas dominan yang dilakukan secara terus menerus. 

Misalnya tubuh sering bertumpu di salah satu kaki saat berdiri, kaki yang menjadi tumpuan itu akan jadi lebih pendek daripada kaki lainnya. Atau kecenderungan untuk selalu duduk dan bekerja di depan layar komputer, akan diikuti dengan bentuk postur tubuh yang cenderung lebih melengkung ke arah depan di bagian atas tubuh dan mungkin dengan kepala yang condong ke depan. Selain itu misalnya jika aktifitas menuntut tangan kanan untuk dipakai dengan tenaga yang besar seperti bermain tenis atau main golf, tubuh bisa jadi melintir dengan sisi punggung bawah kiri lebih menonjol daripada sisi lainnya. 

Contoh tadi hanyalah sebagian kecil dari aneka konsekuensi yang muncul dari pola aktifitas manusia. Sebuah pola jika dilakukan terus menerus akan meninggalkan jejak pada tubuh dan jejak itu tadi memberi efek domino pada bagian tubuh lainnya.

Tubuh manusia tersusun dengan rangka tulang sebagai struktur utamanya. Dalam kondisi normal, tulang belakang sebagai struktur utama punya konfigurasi berbentuk seperti kurva S yang bersusun jika dilihat dari samping. Mulai dari kepala hingga tulang ekor tidak ada tulang yang lurus, semuanya tersusun cembung dan cekung bergantian dengan fungsi sebagai penyalur beban ke arah bumi. 

Layaknya per, struktur yang semacam itu menjadikan tubuh memiliki daya apung terhadap gravitasi bumi. Suspensi itu membuat tubuh dapat bergerak secara lebih nyaman dan ringan meski gaya gravitasi terus menerus bekerja menarik tubuh ke arah bumi.

Seiring waktu, daya suspensi itu bisa berkurang dan bahkan menghilang. Salah satu penyebabnya adalah perubahan bentuk struktur alami rangka utama tubuh manusia itu tadi.

Layaknya jejak yang awalnya hanya berupa goresan, jika ditindas dengan jejak yang sama berulang-ulang, maka jejak itu berubah jadi cekungan yang lebih dalam hingga sulit untuk menghapusnya kembali.

Lantas apakah hal termudah yang bisa dilakukan untuk menghindarinya? Usahakan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan menyadari garis tengah tubuh. Kurangi kebiasaan berdiri bertumpu pada satu kaki misalnya. Melakukan pemanasan sebelum olah raga dan pendinginan sesudahnya untuk menetralisir dan menjaga keseimbangan jaringan otot-otot sisi kiri dan kanan, sisi depan dan belakang, dan sisi atas maupun bawah. Terutama apabila ada kecenderungan untuk aktif di satu sisi saja. 

Batasi aktifitas yang terus menerus misalnya duduk dan bekerja di depan layar. Beri jeda dan lakukan stretching yang sifatnya bertolak belakang. Misalnya dengan menarik kedua tangan ke arah belakang tubuh. Menggerakkan tubuh ke belakang, kiri dan kanan. Atau memutar seluruh lengan seperti baling-baling dengan arah ke belakang. 

Kesadaran biasanya akan sangat membantu untuk memahami kebutuhan tubuhnya. Tentunya dimulai dengan melambat terlebih dahulu. 

Selamat mengamati.

innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Terlalu lama di satu posisi, kadang baru sadar kalo udah kaku dan sakit2.. 😶 thank you wawasannya Yuli 🙏🏼
You May Also Like