AE S121 Kapok
Zacky Hudaya
Thursday April 14 2022, 6:27 PM

   Sudah lama kami menggarap proyek inovasi kertas ini, dari mulai mengundang narasumber sebagai bahan pembelajaran awal untuk memulai proyek ini. Trial dan error kerap kami lakukan, pengerjaan membuat kertas bisa terbilang sudah cukup lama. Namun melihat dengan produksi kertas yang sekarang banyak sekali peningkatannya. Banyak sekali cerita dibalik proses pengerjaan kertas ini, dari adonan kertas yang sudah membusuk karena sudah lama disimpan sehingga kami terkadang harus membuangnya. Aroma yang tidak sedap dari adonan tersebut membuat kami sedikit terganggu saat membuat kertas. 

   Namun karena banyaknya kertas bekas yang sudah tidak terpakai maka alangkah baiknya diganti. Solusi dari masalah tersebut adalah jangka waktu, membuat adonan pun memerlukan takaran. Melihat jangka waktu produksi agar adonan tersebut bisa habis dalam jangka waktu tidak terlalu lama. Sering kali kami lupa untuk membawa adonan tersebut untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing agar produksi kertas pun bisa bisa lebih banyak. Terkadang dengan efek kenaikan angka terpapar kami pun melakukan pembelajaran secara online dan bubur kertas pun terpaksa kami tinggalkan di sekolah. 

   Pada hari ini kami melakukan kegiatan full di sekolah, kami melihat satu ember yang dibungkus oleh plastic. Kami berasumsi bahwa terdapat adonan bubur kertas yang lupa kami bawa pulang saat itu. Setelah dibuka ternyata benar, aroma bau tak sedang sangat sekali tercium oleh kami yang memakai masker. Beberapa teman tidak kuat menahan bau tak sedap tersebut sehingga hampir muntah. Adonan kertas tersebut sudah tidak bisa dipakai kembali oleh kami. Maka dari itu adonan dalam ember tersebut kami buang di kebun belakang. Kami tidak asal membuang, kami perlu menggali lubang terlebih dahulu agar tidak mencemari area kebun.

You May Also Like