Banyak sekali pengalaman yang pasti tidak akan aku lupakan salah satunya membantu panen biji kopi milik kebun kopi Pak Anwar. Hal ini sangat mengesankan, membutuhkan perjuangan untuk sampai menuju kebun kopi tersebut. Melihat medan jalan yang cukup terjal dan berlumpur membuat aku dan beberapa temanku sedikit terpeleset. Namun walau begitu aku tetap bersyukur bisa selamat dalam perjalanan pergi menuju kebun kopi hingga perjalanan pulang menuju lokasi Ppm.
Namun kali ini berbeda, kali ini benar-benar seperti “live in” yang sebenarnya. Kami mengikuti seluruh kegiatan dengan penduduk di sana dan kami hadir 100% saat melakukan berbagai kegiatan bersama. Kami mencoba untuk belajar berbaur dengan masyarakat di sana dan mereka pun menerima keberadaan kami. Melihat Pak Anwar sangat welcome sekali dengan keberadaan kami hingga Pak Anwar menyiapkan beberapa bangku untuk kami istirahat. Selama beristirahat kami lebih banyak mengobrol dengan Pak Anwar, banyak hal positif dari cerita Pak Anwar sendiri.
Tantangan terberat selama aku mengikuti live in di Gambung yaitu saat mengikuti Pak Anwar membersihkan kandang sapi dan memandikan beberapa ekor sapi di sana. Perjalanan menuju peternakan cukup jauh, namun hal tersebut tidak membuat aku lelah dan tidak fokus saat berkegiatan. Awal sedikit cemas ketika memulai memandikan sapi secara bergantian. Tantangan terberat pasti diri sendiri, terkadang aku merasa cemas dan takut. Aku harus bisa mengalahkannya, awalnya aku takut sekali dan tidak ada rasa ingin mencoba untuk membersihkan. Namun dengan hati dan keberanian yang cukup besar aku pun bisa berani untuk membersihkan beberapa bagian yang terdapat kotoran pada kaki sapi.