Besok adalah tanggal 17 Agustus, hari dimana kami rakyat Indonesia memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan HUT RI dengan meriah, mulai dari Upacara bendera hingga berbagai macam perlombaan masyarakat seperti lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, tarik tambang, hias sepeda, dll. Masyarakat dan diaspora Indonesia didalam dan luar negeri memperingati dan merayakan hari tersebut yang diawali oleh upacara bendera dan peringatan detik-detik proklamasi pada pagi hari. Menjelang Hari Kemerdekaan, Presiden Republik Indonesia selalu memberi Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia di Gedung MPR sebagai kegiatan yang sakral untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kami menyebutnya acara 17an, aku sering kali turut serta dalam acara ini bahkan setiap tahunnya. Namun karena adanya pandemi acara 17an jarang terlaksanakan. Beberapa tahun sebelumnya lomba yang diadakan cukup modern salah satunya badminton dan futsal. Kami mewakili nama tatar atau komplek Banyak Sumba untuk turun membawa bibit bibit atlet dadakan untuk turun ke pertandingan ini. Namun kami harus mundur karena musuh komplek lain lebih jago. Pantas saja, karena komplek aku sendiri kebanyakan masih kecil-kecil sedangkan lawan sudah tua-tua. Banyak sekali pengalaman yang menarik pada acara ini. Selain lomba biasanya aku dan keluarga menonton film memperingati hari kemerdekaan ini. Rasa bangga dan sedih campur aduk, disuatu sisi bahwa kebanyakan anak-anak sekarang melupakannya. Terbukti dari salah satu channel cukup terkenal bahwa pada saat proses Tanya jawab mengenai sejarah anak-anak tidak paham namun saat ditanya mengenai game Epep ia paham semua. Semoga kedepannya anak-anak Indonesia bisa melestarikan tradisi dan mencintai bahasa sendiri “Bahasa Indonesia”.