Meningkatkan ketahanan tubuh sangatlah penting, terutama dalam masa pandemi ini agar kita tidak mudah terpapar Covid-19. Ketahanan tubuh juga berhubungan dengan kesehatan organ-organ tubuh kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kesehatan dan ketahanan organ-organ tubuh yaitu; memakan makanan yang sehat dan bersih, olah raga, mengkonsumsi vitamin dan mineral, berjemur, dan masih banyak lagi.
Tubuh kita terdiri dari organ-organ yang bekerja terus menopang hidup manusia. Agar tubuh kita sehat, kita harus memelihara organ-organ tubuh di dalamnya. Salah satu organ yang penting adalah otak, sebagai pusat komando untuk seluruh tubuh. Otak kita adalah salah satu bagian tubuh kita yang terus bekerja tanpa henti, ibarat mesin yang bekerja tanpa kita beri waktu untuk beristirahat. Walaupun begitu penting bagi otak agar dapat beristirahat dan berfungsi dengan baik. Ternyata satu-satunya cara untuk mengistirahatkan pikiran kita adalah melalui meditasi. Dari berbagai ragam praktik meditasi, terdapat meditasi yang sangat sederhana, dikenal dengan ‘breathing meditation‘. Tujuannya utamanya adalah melatih mindfulness (semipalar).
Siapa pun juga pasti pernah mengalami yang namanya panik, wajar bila seseorang mengalami kepanikan. Situasi sekarang ini, sangat mudah orang untuk segera bertindak secepat mungkin terhadap keadaan yang dihadapinya. Akibatnya, reaksi panik pun bisa segera tercipta. Mungkin bukan masalah besar jika kepanikan itu tidak memberikan dampak yang negatif terhadap apa yang diputuskan atau dilakukan saat itu. Akan tetapi tentu akan sangat merugikan jika tindakan yang diambilnya dalam situasi ini membawa dampak yang tidak baik. Untuk menghadapi situasi yang menginginkan kita bereaksi dengan cepat, ada satu trik mudah untuk menenangkan pikiran. Dengan melihat situasi yang ada, pendekatan meditasi yang modern melalui konsep waktu hening, yang bisa dilakukan dengan mengambil jarak antara stimulus dan respons (beritasatu, kompas).
Meluangkan waktu sejenak untuk hening diam diri ternyata banyak manfaatnya, antara lain bisa menghilangkan rasa panik dan stres, sekaligus menciptakan kebahagiaan. Dalam era keriuhan, kita butuh keheningan sejenak. Keheningan sejenak mengajarkan kita untuk kembali mengenali diri. Keheningan memberikan tawaran kesempatan bagi diri untuk kembali sadar, bahwa banyak keping kebahagiaan yang telah kita lepas begitu saja. Kita kehilangan banyak sadar untuk menikmati hari-hari dengan penuh kedamaian dan kenikmatan. Karena saat ada tenang, akan ada yang menemani kita untuk menang. Seseorang kini berada dalam era keriuhan. Kita ditarik secara tak sadar ke dalam dua kehidupan: maya dan nyata. Sebagai makhluk sosial, kita hampir-hampir melupakan diri sendiri, karena harus berada dalam dua dunia itu untuk memenuhi segala panggilan tuntutan keeksisan. Bersejenak dalam hening, mengantarkan seseorang kepada ketenangan untuk menyikapi hari demi hari dengan ambisi yang menggalaukan, dan kenangan masa lalu yang mencekam langkah untuk menggamit banyak kebaikan di masa depan. Hingga diri terlupa bahwa hari ini tercipta untuk dimaksimalisasi indahnya. Dengan berhening sejenak dan bersejenak dalam hening akan membuat banyak makna dan keindahan dalam hidup yang kita dapatkan.(bandung.bisnis)
Sumber gambar: Shutterstock
Berdasarkan wawancara dengan ibu Amanda Putri, S.Psi., M.Si menjelaskan bahwa waktu hening adalah salah satu bentuk/ jenis dari meditasi. Tentu saja terdapat penjelasan ilmiah tentang waktu hening. waktu hening yang dimaksud disini berlandaskan pada konsep mindfulness, maka sudah banyak penelitian yang dilakukan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kegiatan ini jika dilakukan dengan benar dan konsisten, dapat mengurangi kecemasan, kekhawatiran kita tentang masa lalu dan masa depan (meningkatkan kesehatan mental).
Selanjutnya ibu Amanda Putri, S.Psi., M.Si. menjelaskan seperti yang kita ketahui bahwa waktu hening berdampak sangat baik bagi kita. Namun, ternyata waktu hening ada dampak negatifnya. Jika kita melakukannya dengan cara yang kurang tepat, misalnya, terlalu memaksakan diri, dan menuntut proses waktu hening ini untuk membuahkan hasil sesuai standar tertentu (melupakan esensi mindfulness itu sendiri), maka bisa menimbulkan rasa frustasi. Namun jika kita melakukannya dengan tepat, seharusnya dampak negatif itu dapat dihindari. Dalam agama dan budaya kita juga ada yang mengenal waktu hening. Hampir di setiap ritual beragama, ada saat dimana kita diminta hening sejenak. Namun belum tentu dilakukan dengan landasan teori mindfulness.
Menurut ibu Amanda Putri, S.Psi., M.Si. terdapat cara waktu hening yang baik dan benar agar kita dapat merasakan manfaatnya yaitu, pertama-tama tetapkan jadwal dan berkomitmen pada jadwal waktu hening tersebut. Pahami kembali bahwa pada waktu hening, kita fokuskan perhatian kita pada tubuh kita, baik itu pernapasan atau apa yang kita rasakan (satu per satu). Jangan biarkan pikiran kita bercabang ke masa lalu dan masa depan. Pikirkan bahwa kita melakukan ini dengan hati yang sukarela mau menjalani proses (kita tidak boleh memikirkan apa dampaknya, apakah kita berhasil atau tidak, dan sebagainya). Cukup nikmatilah waktu hening tersebut.
Secara teknis hal ini sama sekali tidak rumit, kita hanya perlu hening dalam posisi duduk (tulang punggung yang tegak, badan rileks), dan memfokuskan perhatian kita pada pernafasan. Kita bernafas lambat-lambat, lalu dalam prosesnya kita menyadari benar tarikan dan hembusan nafas kita. Kenapa pernafasan, karena nafas adalah aktivitas fisik yang sebetulnya berjalan otomatis (di luar kesadaran kita); kita tidak perlu berpikir untuk bernafas. Tapi sebaliknya kita bisa mengatur ritme nafas kita. Pada saat kita bernafas dengan penuh kesadaran itulah kita masuk dalam situasi mindfulness. Beberapa menit meditatif ini ternyata sangat besar manfaatnya, seperti yang sudah banyak diteliti di negara-negara maju seperti di Amerika Serikat. Diberitakan meditasi sangat membantu anak fokus dan akibatnya meningkatkan prestasi akademik sampai 40%, mengurangi konflik antar anak di sekolah dan banyak hal lainnya.(semipalar)
Untuk melakukan waktu hening sangat mudah, jika sedang sibuk, dapat dilakukan sebentar saja dengan hanya memakan waktu satu menit. Sementara itu untuk pemula disarankan menggunakan bantuan alarm saat akan melakukannya. Ambil posisi duduk bersila, dengan kondisi bahu relaks. Perlahan pejamkan mata. Usahakan ketika memejamkan mata, pikiran bernapas. Artinya pikiran kita sadar benar kalau saat ini sedang menghirup nafas dan menghembuskan nafas. Inilah yang menjadi inti dari meditasi. Biasanya, saat melakukan waktu hening ini, di detik kelima hingga keenam, akan mudah melakukannya. Namun di detik ketujuh, biasanya pikiran akan mulai meloncat memikirkan yang lain-lain. Untuk menyikapi keadaan ini, hadapi dengan senyuman dan menarik kembali pikiran anda. Ingatlah bahwa masa lalu sudah berlalu tidak bisa diubah, masa depan masih misterius. Yang kita punya adalah masa kini. Jika sudah terbiasa mengambil jarak dan melakukan waktu hening, seseorang akan merasa bahwa waktu tidaklah secepat yang dirasakan sebelum melakukan waktu hening. Waktu hening melatih kecerdasan emosi, sehingga bisa mengendalikan diri dengan lebih baik. Untuk melatihnya, bisa dilakukan sehari dua kali, yakni pagi hari sebelum beraktivitas dan sore hari sebelum pulang ke rumah. Bisa juga ditambahkan saat akan makan siang. Lakukan selama satu bulan. Memasuki bulan kedua dan ketiga, tidak perlu lagi memakai alarm. Teruslah berlatih hingga tujuan dari waktu hening tercapai, yakni saat bisa melakukan meditasi dimana dan kapan pun. Tentunya, ketika sudah terbiasa, anda dapat memanfaatkan percikan waktu sekecil apapun yang ada untuk melakukan meditasi waktu hening. Inilah yang membuat kita mampu mengurangi rasa panik, dan bisa secepat mungkin kembali menjadi insan yang dipenuhi kebaikan hati. Bahkan jika sudah terbiasa, di bulan kelima, saat sedang mengobrol pun kita bisa melakukan waktu hening itu.(beritasatu, health.kompas)
Sumber gambar: Vectorstock
Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita simpulkan betapa mudahnya melakukan waktu hening karena tidak menyita banyak waktu dan cara yang sederhana. Manfaatnya juga sangat banyak, yaitu memberikan ketenangan, menghilangkan rasa panik dan stres, sekaligus menciptakan kebahagiaan dan mindfulness. Untuk anak dan remaja waktu hening membantu untuk fokus dan dapat meningkatkan prestasi akademik. Menurut Amanda Putri, S.Psi., M.Si terdapat manfaat lain waktu hening, yaitu dapat meningkatkan ketahanan tubuh, bahkan pada suatu penelitian, ditemukan bahwa pada sekelompok orang yang rutin dan konsisten melakukannya, bentuk kromosom mereka memanjang sehingga memperpanjang kemungkinan hidup seseorang. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi kita di tengah pandemi ini, karena untuk memerangi virus, kita sangat perlu agar daya tahan tubuh kita tinggi. Dengan alasan tersebut, ada baiknya kita mulai mencoba menerapkan waktu hening untuk mendapatkan manfaat yang besar bagi ketahanan tubuh kita.
Daftar Pustaka
Wawancara dengan ibu Amanda Putri, S.Psi., M.Si pada tanggal 23 Agustus 2021.
https://semipalar.sch.id/2014/03/kenapa-perlu-ada-waktu-hening/ diakses pada tanggal 23 Agustus 2021, pukul 16.00.
https://www.beritasatu.com/kesehatan/135386/sejenak-hening-konsep-meditasi-sederhana-ala-adjie-silarus diakses pada tanggal 23 Agustus 2021, pukul 16.00.
https://health.kompas.com/read/2013/12/07/0915585/Meditasi.Satu.Menit.Sejenak.Hening.Usir.Panik.?page=all diakses pada tanggal 23 Agustus 2021, pukul 16.00.
https://bandung.bisnis.com/read/20131206/549/1028715/hening-sejenak-dapat-ciptakan-kebahagiaan diakses pada tanggal 23 Agustus 2021, pukul 16.00.
Sangat informatif
halo abigail, bisa tolong dicek lagi ya, gambarnya gak muncul coba pilih embed local media (tombolnya sebelah add smiley)
wah detail sekali, mantap