Hari ini aku merasakan sendiri seperti apa itu gap antara generasi Millenial dan generasi Alpha. Sebagai generasi yang lahir berbarengan dengan lahirnya banyaknya teknologi2 baru aku tadinya merasa kalau aku termasuk tipe yang mudah belajar dan memahami teknologi.
Si anak kecil memang semenjak pandemi menjadi lebih terobsesi pada roblox. Jadi sudah beberapa kali bertanya untuk cara membuat game.
Jujur saja aku termasuk buta soal roblox. Dan awalnya aku malah sedikit antipati karena berpikir karena roblox game online jadi sebenarnya kurang begitu aman untuk dipakai anak-anak, sebabnya tentu saja karena kita tidak pernah tau makhluk seperti apa yang ada di depan layar yang lainnya.
Jadi karena si kecil terus memaksa dan menanyakan cara membuat game roblox akhirnya aku suruh dia menonton sendiri video tentang cara membuat roblox game di skill share. Dan beneran ditontonlah videonya oleh si anak kecil.
Setelah itu ketika ada waktu untuk mencobanya sendiri, langsung dipraktekkan lah ilmu yang baru dipelajarinya tersebut. Jujur aku tiba-tiba merasa si bayik kecil ini sudah bukan bayik lagi... uwaaah... betapa cepat dan lihai jari-jari kecil itu mengklik tuts2 keyboard dan mengendalikan mouse. Tiba-tiba aku si millenial merasa menjadi manusia gua di hadapan makhluk generasi alpha yang bahkan membaca saja belum lancar benar.
Oh well pada akhirnya si kecil gagal mempublish desain game pertamanya karena masalah teknis, tapi tampaknya dia tak berputus asa dan berminat untuk mencobanya lain kali, karena sudah waktunya tidur malam dan bagian kesepakatan inilah dimana milenial berkuasa dan menjadi salah satu yang tidak bisa ditawar lagi oleh si alpha kecil. Hihihi...
*Image courtesy of howtogeek.com