Kukira hal-hal kecil yang membuatku emosi sudah selesai di hari ini. Daaaan ternyata... tentu saja hidup tidak semudah itu fergusso. Bukankah hidup selalu dipenuhi dengan ujian-ujian? Dan bukankah dosen hobinya membuat soal yang bikin persoalan yang sebenernya mudah menjadi lebih rumit? Namanya juga mahasiswa kehidupan tentu saja harus diberi ujian kenaikan tingkat. Ya kan? Ya kan?
Mendadak di sore hari yang tenang, wa masuk dari mama tersayang minta diajari untuk posting video di Instagram. Terdengar mudah bukan? Mudah bukan? Sekali lagi tentu saja tidak semudah itu Fergusso.
"Ma, password ignya apa biar aku aja yang uploadin videonya." pintaku, mencoba mencari jalan pintas menyelesaikan masalah yang sudah jelas terlihat si depan mata jika harus mengajarkan cara menguploadnya dari awal sampai akhir.
"Mama lupa passwordnya. Bagaimana cara liat passwordnya ya?"
....
Jeng jeng..... Jleger... Jadi dengan kata lain aku mau tidak mau harus memandu si mama untuk menjalani semua prosesnya satu persatu dari jarak jauh pula karena kebetulan si mama tidak tinggal di kota yang sama denganku.
"Karena videonya berdurasi 6 menit maka sebaiknya ditaro di igtv aja ma." Kataku lagi sambil membagikan tautan video tutorial cara mengupload file video dari YouTube tentang cara mengupload igtv di Instagram.
"Appsnya ini yang harus didownload?" tanya si mama lagi sambil mengirimkan gambar screenshot proses download aplikasi watchIgTv di hpnya.
.....
Akhirnya kuvideo call lah si papa dengan tujuan agar bisa membantu memandu langkah2nya secara langsung.
"Pa, tolong coba videonya dibalik agar bisa lihat hpnya mama."
Akhirnya setelah berjuang membalik layar hp yg tentunya butuh waktu tidak sebentar berhasil jugalah si papa.
"Pa bisa tolong digeser sedikit hpnya ke kiri karena tulisannya yang sebelah kiri ngga keliatan di layar." Lalu digeserlah si hp ke kiri, tetapi akibatnya tulisan di setengah layar yang sebelah kanan menjadi tidak terlihat kali ini.
....
....
....
Tahukah kamu bagaimana rasanya mengajarkan cara menggunakan Instagram kepada nenek-nenek 71 tahun? Mungkin sama dengan perasaan orang tua yang mencoba mengajarkan matematika tingkat universitas kepada anak sd.
Dan kuakui di ujian kesabaran kali ini aku mendapat nilai F .....
Ending : Tenang saja semua jerih payah kali ini tidak sia-sia karena si nenek 71 tahun yang gaul itu akhirnya bisa mengupload videonya di ig feed dalam 3 parts. Bukankah itu sebuah pencapaian yang luar biasa saudara-saudara? Bukan di igtv seperti rencana awal tapi di Ig feed karena aku belum berhasil juga mengajarkan si mama untuk upload di IgTv. Semoga hari ini bisa ya. Wish me luck gaes...
Super special thanks buat tante Kuri yang sudah mau membantu mengeditkan videonya tentu saja. 😍😍
Di akhir perjuangan hari ini aku merasa tekanan darahku yang biasanya rendah mendadak naik jadi tinggi selama prosesnya. Ternyata memang meditasi 1,5 bulan belum cukup untuk mengatasi ujian kali ini....
....
"Leen, ini gimana ngasih tau orang-orang kalau videonya bisa digeser jadi parts 2 dan parts 3 nya bisa mereka lihat juga?"
.....
Oh mama oh mama...
hahahhahahaa akhirnya berhasil khaaann
Dengan darah dan air mata bercucuran sepanjang jalan... #lebaymodeon
ijin nyambung ke sini ya Aileen.
https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/1231/