AES 20 Orientasi
Antonio Milo
Tuesday October 4 2022, 9:05 AM

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), orientasi adalah peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar. Pengertian lain yaitu pandangan yang mendasari pikiran, perhatian, dan kecenderungan.

Orientasi kalian itu apa sih?

Jaman sekarang 1 kata saja bisa memiliki banyak sekali arti. Contoh Demokrasi, mungkin orang yang kurang ilmu akan berpikir bahwa dengan ikut serta atau mengadakan demo di depan gedung pejabat akan mengubah segalanya, sementara itu pagar berduri dan tinggi menutup suara tersebut. Sudut pandang yang semakin besar seharusnya semakin banyak mempertimbangkan banyak aspek sosial dan kehidupan namun sepertinya yang membesar bukan sudut pandang namun kasus korupsi negara dan hutang-hutangnya. Kalian itu di pilih karena orientasi, tujuan, visi dan misi, aspirasi yang kalian paparkan dan kampanyekan kepada kami sebelum hari penentuan (Hari penentuan dimana nasib rakyat tergantung disana). Kampanye yang di besar-besar kan dan semakin di buat-buat seakan itu nyata merengut semua kepercayaan rakyat dan berakhir NAAS. Jika orientasi kalian membangun dan mensejahterakan rakyat, sikat habis para mafia dan pejabat koruptor dengan kain merah mu itu. Setelah itu terjadi maka kau harus membagikan semuannya secara rata keseluruh aspek negara dan rakyat. Dari sini bisa terlihat jelas bahwa orientasi pejabat dan pengurus negara kita masih belum sampai di tahap memberantas akar kebusukan dalam suatu negara. 

Orientasi nya saja sudah tidak suci bagaimana kedepannya? Kebohongan yang ditutup dengan kebohongan yang lain. Tujuan mereka itu hanya ingin menutup keburukan mereka di depan mata rakyat agar terus terpilih sebagai koruptor nomor 1 di negara ini. Orientasi pejabat yang salah di tambah mafia yang haus akan materi karena tak sanggup meraih medali hancur lah sudah negara ini. Pendidikan yang sangat jauh tertinggal membuat para rakyat kecil tidak bisa membedakan mana yang baik dan tidak, benar dan tidak. Katanya negara dengan sila KETUHANAN YANG MAHA ESA, namun seperti tiada gunanya hal tersebut. Moral-moral baik untuk kehidupan sehari-hari saja tidak terlihat di kursi yang sangat nyaman dan pengantar tidur tersebut. Menggunakan atribut agama sebagai lambang bagian dari mayoritas maka tindakan ilegal tersebut akan di maklumkan.