AES 255 Storm
joefelus
Wednesday February 2 2022, 11:43 AM
AES 255 Storm

Ada badai datang lagi. Sejak pagi ketika saya berangkat ke kantor, memang tidak terlihat matahari sama sekali. Dari arah utara saya bisa melihat langit sangat pucat dan cenderung gelap. Menurut ramalan cuaca memang badai akan datang dari arah barat daya. Udara semakin lama semakin dingin. Untung saya memang sudah bersiap-siap dengan mengenakan jaket tebal.

Pukul 10 pagi sudah mulai terlihat butiran salju walau sedikit dan terbang kesana ke mari seperti sehelai kapas tipis mulai berjatuhan. Jalan setapak mulai agak berwarna putih dan makin lama semakin rata lapisannya. Jalanan seperti ditaburi tepung.

Saya sudah berkomitmen untuk mengikuti tranformation challenge. Jadi minimal memang 3 kali dalam 1 minggu saya harus berolahraga. Hari ini saya gak ragu-ragu untuk pergi atau tidak karena programnya adalah endurance yang saya tidak terlalu sukai. Saya bukan orang yang menyukai berolahraga nonstop, tanpa henti karena saya tidak mempunyai tubuh seperti 20 tahun yang lalu, apalagi memiliki masalah thyroid, saya jadi sering suka sulit bernapas. Jadi wajar saja jika lari hampir 30 menit nonstop saya akan seperti ikan yang terlempar ke daratan, megap-megap hampir pingsan.

Kondisi cuaca memang semakin sore semakin memburuk. Mulai siang hari saya sudah dapat telepon dari distrik sekolah Kano bahwa besok semua kegiatan dibatalkan. Tidak ada sekolah karena kondisi cuaca yang tidak aman. Ramalan cuaca mengatakan salju akan sangat tebal dan suhu bisa mencapai -21 Celcius! Sore hari saya dapat email yang mengatakan semua kegiatan kampus dibatalkan. Semua kelas, meeting bahkan semua kegiatan online pun dibatalkan. Saya tetap harus kerja walau bisa dilakukan dari rumah. Nah mengingat kondisi cuaca akan semakin buruk, sudah pasti saya akan di rumah saja. Pergi ke gym bukan pilihan yang bijaksana. Jadi saya memutuskan untuk pergi sore ini.

Ternyata kelas di gym yang saya hadiri penuh dengan peserta! Sepertinya semua memutuskan untuk pergi sebelum cuaca semakin memburuk, sebelum badai semakin menggila. 1 jam yang penuh dengan keringat, 1 jam membakar kalori ternyata sangat memuaskan. Kelas berakhir dengan penuh tawa kemenangan bahwa sudah berhasil melawan kemalasan dan bisa tetap setia pada komitmen yang sudah dicanangkan untuk 2 bulan ke depan.

Ketika keluar dari gedung, jalanan sudah putih semua, bahkan kendaraan sudah tertutup salju. Saya berpikir ini adalah kelompok orang gila yang nekad berolahraga walau ketika pulang harus menembus badai salju yang semakin lama semakin menggila.

Semua orang harus berhati-hati mengemudi karena traksi roda sangat kecil dan sensor yang mendeteksi roda tergelincir sering berbunyi. Itu artinya sangat berbahaya, daya "rekat" (???) roda terhadap permukaan jalan sangat minim jadi kalau terlalu cepat kendaraan bisa tidak terkendali arahnya. Semua kendaraan merayap perlahan di jalan raya.

Saya tiba di rumah dengan selamat. Tempat parkir dan halaman rumah sudah tertutup salju beberapa centimeter dan salju tidak akan berhenti hingga besok malam. Ya ramalan mengatakan badai akan terus berlangsung lebih dari 24 jam. Untungnya saya tidak perlu pergi ke kantor besok, saya akan bekerja dari rumah dan besok pagi saya juga memutuskan untuk tidak pergi ke kolam renang. Jalanan pasti akan sulit dilalui jika memang sesuai dengan ramalan cuaca yang memperkirakan akan mendapat kiriman salju hingga hampir 30cm.

Untunglah saya memutuskan untuk ke gym sore tadi karena saya tidak yakin besok akan bisa pergi. Minggu ini saya sudah pergi 2 kali, jadi sebetulnya saya tinggal mengambil kelas 1 kali lagi untuk menyelesaikan kewajiban berolahraga 3 kali seminggu. Minggu ini masih panjang, jika besok saya tidak pergi saya masih bisa berangkat hari Kamis dan saya juga suka kelas hari Sabtu dan minggu, jadi masih bisa mentargetkan 5 kali minggu ini! Pokoknya saya akan berusaha terus bersemangat!***