AES001 Why Math?
braja
Tuesday October 5 2021, 1:12 PM
AES001 Why Math?

Dari usia kecil hingga kuliah dan bahkan sampai sekarang kerja sebagai kakak di Semi Palar, saya selalu bertemu dengan matematika. Dan saya akui, matematika itu sulit. Waktu SD sih gampang banget. Saya inget betul waktu EBTANAS SD (macam UN zaman dulu) saya dapat 100% untuk matematika.

Tapi masuk SMP, SMA, terus kuliah di matematika, terasa semakin berat dan semakin sulit. Otak rasanya gak kuat kalau harus memahami konsep-konsep yang lagi dipelajari.

Saya menyangka, belajar matematika itu jadi lebih menarik kalau kita menemukan dan paham manfaatnya. Tapi sewaktu kuliah, salah satu dosen saya malah bilang, matematika itu banyak sekali yang belum ketemu gunanya, tapi percayalah saudara-saudara suatu hari nanti bakal ketemu gunanya. :)

Dan menurut saya memang bener sih, mana ada coba kita pakai persamaan atau pertidaksamaan pas lagi belanja di warung/mall?

Tapi di sekolah kan tetep aja ya kita semua harus belajar matematika. Terus karena matematika itu sulit, jadinya bikin orang-orang menghindar, kalau bisa mah gak usah ketemu matematika lagi.

Beruntung sekarang mah ada youtube, banyak konten kreator yang bagus-bagus ngebahas tentang matematika. Jadi sebetulnya kalaupun teman-teman gak ada kakak juga bisa belajar matematika mah. Hahahahaha.

Di salah satu youtube yang saya tonton, si konten kreatornya bertanya, siapa yang 24 jam terakhir ini sudah ke gym/olahraga? hanya sedikit saja pemirsa yang mengangkat tangan. lalu dia bertanya lagi, siapa yang 24 jam terakhir ini sudah membaca buku novel? Atau menonton film? Hampir semuanya mengangkat tangan.

Nah, dia terus bilang, saat ke gym orang-orang pasti tahu itu sangat berguna untuk menjaga kesehatan. Tapi saat baca novel, kita kan gak tahu sebetulnya gunanya untuk apa saat itu. Misal baca Harry Potter, apakah kamu bertanya-tanya, kapan kita akan bisa menggunakan mantra winggardium leviosa? Tentunya tidak akan pernah. :)

Jadi menurut saya matematika juga seperti itu. Sebagai ilmu yang dinobatkan sebagai rajanya ilmu, ditakuti oleh banyak anak sekolahan. Kita gak perlu bertanya-tanya ini gunanya untuk apa? Karena kalaupun tahu gunanya, biasanya gak menyentuh langsung dengan kehidupan kita. Seperti contohnya main game, itu kan game dibikin menggunakan bahasa pemrograman yang banyak matematikanya. Tapi pas main game mah ya main aja, gak perlu mikirin matematika dibalik gamenya.

Setuju gak yang membuat matematika seru itu, karena kita penasaran ya? Ini gimana cara memecahkannya?

Mari kita lihat matematika dari sudut pandang yang berbeda. Karena sejatinya matematika itu alat untuk membantu kita membaca alam semesta dan memecahkan persoalan.

Photo by Michal Matlon on Unsplash

inteneka
@inteneka   4 years ago
Halo kak Braja, tulisan ini telah terpilih untuk dibukukan, mohon izin tulisan ini diterbitkan di buku 5 Atomic Essay Smipa Pecah Telor [AES001], semoga berkenan ya. Terima kasih. 🙏🏻