AES#87 Limbah Obat
Natasha Setyamukti
Thursday October 14 2021, 9:12 AM
AES#87 Limbah Obat

Punya obat rusak atau kedaluwarsa? Jangan dibuang sembarangan!

Belakangan ini lagi viral bahwa Laut Jakarta tercemar paracetamol konsentrasi tinggi. Kok bisa ya? Usut punya usut, ada dugaan bahwa salah satu sumbernya adalah dari limbah rumah tangga masyarakat Jabodetabek. 

Limbah rumah tangga yang ada obatnya? Bukannya itu aman kalau dibuang?

NO! Limbah obat menurut WHO sangat berpotensi merusak lingkungan. Karena itu, obat-obatan harus dibuang sesuai regulasi yang sudah diatur oleh BPOM. Namun, sepertinya masih jarang diketahui dan jarang diterapkan di rumah, ya?

Gimana sih cara buang obat yang benar menurut BPOM RI?

Obat padat (tablet, kapsul, serbuk)

Keluarkan obat dari kemasannya lalu hancurkan (ditumbuk, dsb)

Rusak/gunting kemasannya agar kemasannya tidak disalah gunakan

Taruh campurannya dalam wadah yang bisa ditutup agar tidak tumpah atau bocor

Baru dibuang :D

Obat semi padat (salep krim, gel)

  • Isi obat dari kemasan dikeluarkan lalu ditimbun di tanah
  • Bungkusnya dirusak atau digunting agar tidak disalah gunakan

Obat cair (sirup)

Cara 1:

Periksa adanya endapan atau apakah obat sudah mengental. Jika sudah, kocok atau tambahkan air agar encer

Keluarkan cairan obat lalu encerkan dengan air

Buang ke dalam saluran air yang mengalir

Cara 2:

  1. Tuang cairan obat dalam plastik
  2. Tambahkan barang padat yang tidak enak, misalnya ampas kopi, tanah, dsb
  3. Tutup plastik dengan rapat
  4. Buang plastik ke tempat sampah

Cegah penyalahgunaan bekas wadah obat

Wadah berupa plastik atau botol:

  1. Hilangkan semua label dari wadah dan tutup botol
  2. Rusak botol, pot plastik, atau botol kaca dengan digunting atau dipecah
  3. Buang di tempat sampah

Menggunting atau menghancurkan wadah berupa box atau dus atau tube.

CAUTION

Antibiotik

JANGAN DIBUANG LANGSUNG KE SALURAN AIR ATAU DITIMBUN DI TANAH

Limbah antibiotik dapat mencemari air, tumbuhan, atau hewan yang kelak dikonsumsi manusia, maka akan terjadi resistensi antibiotika.

Sebaiknya, dibiarkan tetap dalam kemasannya, namun sebelum dibuang, larutkan dengan air atau tanah atau ampas kopi lalu ditutup rapat. Jangan lupa juga untuk menghilangkan label obat pada kemasannya dan buang ke tempat sampah.

     2. Inhaler atau aerosol

  1. Jika sudah kosong, langsung buang aja ke tempat sampah.
  2. Jika masih ada namun tidak digunakan, kembalikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
  3. Jangan dilubangi, digepengkan, atau dibakar karena dapat meledak.

     3. Obat kanker

Caution: Dapat merusak sel kanker dan sel sehat sehingga sangat berbahaya. Oleh sebab itu… 

Kumpulkan sisa obat, sisa kemasan, serta sarung tangan dan wadah yang bersentuhan dengan obat tersebut  ke dalam satu wadah tertutup.

Kembalikan ke rumah sakit tempat mendapatkan obat.