AES 1324 Cinta
joefelus
Sunday February 9 2025, 10:46 AM
AES 1324 Cinta

Kebiasaan saya pagi-pagi adalah membaca. Membaca apa saja, jika sedang malas membaca buku, saya cari bacaan lain, berita, bahkan unggahan teman-teman di sosial media. Biasanya saya mendapatkan inspirasi untuk menjalani hari yang baru mulai ini. Hari ini saya kembali membaca tentang cinta.

Bulan November yang lalu saya menulis juga tentang cinta sejati, bagaimana seseorang pria ditinggal istrinya setelah hidup bersama selama 55 tahun. Kisah mengharukan itu membuat saya belajar tentang cinta dan selflessness. Pagi ini saya disuguhi cerita yang mirip walau tragis.

Tanggal 23 Desember 2023, Amanda Richmond Rogers, seorang wanita berusia 45 tahun dari Alaska membuat keputusan berani tapi memilukan. Anjingnya yang bernama Groot jatuh ke sungai yang airnya sangat dingin. Tanpa ragu-ragu, Amanda melompat ke sungai untuk menyelamatkannya. Sayangnya air terlalu dingin dan sangat berbahaya, mereka terggelam. Walaupun sudah dilakukan usaha pencarian, Amanda tidak dapat ditemukan dan membuat keluarganya sangat berduka.

Selama berbulan-bulan team SAR berusaha menemukan mereka tapi musim dingin sangat kejam dan membuat mereka kesulitan, baru pada bulan Maret 2024, setelah 4 bulan proses pencarian tubuhnya diketemukan. Dengan penuh keharuan team pencari menemukan tubuh Amanda yang masih memeluk Groot- Anjing yang sangat disayanginya, yang Amanda telah mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkannya.

Cerita tragis yang mengharukan di atas membuktikan bahwa manusia rela mengorbankan apa saja demi sesuatu atau seseorang yang dicintai. Cinta membuat manusia melupakan dirinya, membuat kita lebih mementingkan orang atau sesuatu yang kita cintai daripada diri sendiri.

Cinta kadang membuat kita lumpuh dan tidak sering membuat kita kehilangan akal, tidak mampu berpikir dengan jernih dan membuat keputusan yang tidak masuk akal. Mungkin katanya kita berbuat demikian karena tubuh kita dipenuhi dengan dopamine dan oxytocin yang tinggi, tapi juga kita diguyur dengan adrenalin dan cortisol. Hormon-hormon itu katanya mengacaukan kemampuan logik dan fungsi otak.

Kalau dipikir-pikir, lucu juga. Perhatikan saja lagu-lagu cinta. Dikatakan bahwa cinta memabukkan, buta, membuat kita kehiangan identitas diri, kita lebih memperhatikan yang dicintai, masalahnya menjadi masalah kita, dan kita rela mengorbankan diri. Tujuan hidup langsung berubah, dan ketika semua itu hilang, kita luluh lantah. Repot ya? Tapi begitulah hidup. Seperti kata Keanu Reeves dalam interview bersama Drew Barrymore, dia berkata:"If you don't fight for love, what kind of love do you have?" Drew tertawa terbahak-bahak sementara Keanu kabur sesudah mengatakan itu. Kacau memang kalau ngobrol soal cinta.

Foto credit: psychologytoday.com