AES106 - Laba-laba Anti-Mentor
Ara Djati
Sunday January 26 2025, 1:55 PM
AES106 - Laba-laba Anti-Mentor

Ada seekor laba-laba yang bersarang di pojokan tembok. Jaringnya ia buat dengan penuh kesenian — benang-benang tipis bersilangan dalam pola yang sempurna, melambai anggun dalam cahaya mentari. Sebenarnya tempat ini bukan tempat yang ideal: ramai orang (predator), tapi sepi nyamuk (mangsa). Terlalu dingin saat malam, terlalu panas saat siang. Di samping rak buku. Setiap kali ada yang mengambil buku, jaringnya hancur. Semua kerja keras, semua dedikasinya, hilang sekali terkam. Tapi esoknya, dia sudah membuat jaring baru. Tidakkah dia melihat bahwa ini bukan tempat bagus untuk membuat jaring? Tidakkah dia menyadari sudah saatnya ia pindah? Apa yang membuatnya bersikeras tinggal di tempat ini, tempat yang dulunya nyaman, tapi semakin lama semakin tidak cocok untuknya?

 Aku takut pada laba-laba itu. Mungkin bukan padanya, tapi pada ide di baliknya. Ide bahwa mungkin aku terperangkap oleh ketakutanku sendiri, oleh keyakinan bahwa kalau aku terus menggali, aku akan mencapai emas. Bagaimana aku bisa membedakan yang mana tambang subur dan yang mana tambang mati? Bagaimana aku tahu ini sunk cost dan hanya kasus satu kali, atau aku terjebak dalam sunk cost fallacy di pikiranku sendiri?

Kalau di dongeng, tokoh utama akan melalui perjalanan dengan banyak rintangan dan jebakan. Yang memotivasi dia selalu seorang mentor. Bukan coach atau trainer atau tutor, yang melatihnya untuk satu tujuan spesifik. Selalu seorang mentor maha bijak, maha berpengalaman, yang mengantarkannya dan mengajarinya agar dia bisa melewati rintangan sendiri. Kalau di dongeng, ada deus ex machina: memfasilitasi, memudahkan, melelehkan bongkahan batu di tengah jalan. Atau, ada sentuhan diam-diam sang mentor: mengakomodasi, mencocokkan, memahat jalan tersembunyi dalam bongkahan batu itu.

Dalam kehidupanku, aku tak yakin aku sudah menemukan mentor. Aku tak yakin aku paham jalanku. Tapi aku tidak mau jadi seperti laba-laba! Mungkin laba-laba itu bisa menjadi anti-mentor bagiku.