AES 91 VALORANT Champions
Minggu ini adalah minggu yang special terutama mereka yang menyukai game Valorant ini. Tournament terbesar sedang berlangsung dari berlin. Namun kali ini hanya beberapa tim besar saja yang dimana sebelumnya sudah pernah bermain. Mereka yang memiliki poin tertinggi mendapatkan kesempatan untuk bermain di VALORANT Champions ini. Setiap area dapat mewakili 2 hingga 3 tim. Dan sayangnnya perwakilan dari SEA atau South East Asia bukan dari Indonesia, melainkan 2 tim dari Thailand dan 1 Tim dari Filipina. Dari pengamatan ku selama menonton turnamen valorant ini tim tim asia memang belum bisa menandingi tim tim lainnya. Setiap region memiliki cara bermain yang berbeda beda. Setiap tim juga memiliki strategi yang berbeda-beda. Kalau ngomong dari skill individu, aku yakin setiap orang nya memiliki aim yang sangat baik, tapi kalo ngomongin Tenz udah beda level lagi. Tenz menjadi salah satu pemain terbaik di Valorant selain karena Aimnya yang cukup hebat, tenz bisa dibilang orang yang cukup humble dibandingkan rekan rekan tim lainnya.
Selama turnamen ini berlangsung aku mendukung tim dari eropa yang bernama Fnatic. Selain karena mereka memang cukup jago aku memang sudah mendukung tim Fnatic pada saat mereka bermain CSGO. aku mengenal nama Fnatic pada saat aku menonton turnamen CSGO. Salah satu tim terbaik di Valorant adalah Sentinel, bisa dibilang setiap individunya jago jago. Tenz sebagai duelist andalan tim tersebut. Dapr sebagai second IGL (in Game Leader), dan Shahzam sebagai IGLnya. Selain emang jago nembak mereka juga harus bisa bermain menggunakan otak, selain strateginya harus matang dan kreatif, kadang mereka harus bisa mengandalkan game sense juga…