AES 168 Gambung Part 3
bryann
Saturday May 28 2022, 5:07 PM

AES 168 Gambung Part 3

Pada hari ini kami bangun jam 6, setelah bangun kami melakukan rutinitas seperti biasanya yaitu waktu hening, dan doa pagi. Pada saat waktu waktu hening, aku merasa kedinginan tidak seperti kemarin. Setelah aku hening, aku langsung ke lumbung, untuk masak nasi goreng bersama Thania. Pada saat memasak nasi goreng bisa dibilang cukup pegal karena nasinya banyak dan sulit di aduk.  Namun pada akhirnya kita berhasil membuat nasi goreng yang bisa dibilang enak, meskipun rasanya lebih jadi nasi hainan dari pada nasi goreng, karena tekstur nasinya yang lembek. 

Setelah sarapan kami lanjut siap siap untuk kegiatan selanjutnya yaitu membantu Pak Dayat ngarit tanaman liar di kebun teh. Pada saat ngarit di kebun teh, awalnya oke oke aja sampai hingga akhirnya aku tertusuk beberapa tanaman disana, untungnya pada saat itu aku menggunakan jaket sehingga tidak begitu sakit. Tak lama kemudian tanganku terasa cukup gatal, sehingga aku kembali ke lumbung utama untuk mencari cara mengurangi rasa gatal tersebut. Setelah menggunakan minyak telon akhirnya aku kembali kesana untuk menuntaskan tugas yang telah diberikan. Aku merasa tugas yang kami lakukan tuntas karena kami berhasil membersihkan tanaman liar dengan bersih, bahkan hingga bolak balik. Setelah berada 2 jam di kebun teh akhirnya kami kembali ke lumbung masing-masing untuk istirahat sambil menunggu makan siang tiba.

Sebelum makan siang tiba ada beberapa peserta yang sudah sampai pada saat itu aku cukup bingung harus ngapain, karena belum makan siang saja mereka sudah datang. Namun ternyata mereka balik, sehingga kita punya waktu untuk makan siang. Setelah makan siang, kami siap siap untuk workshop.

Selama workshop berlangsung hanya ada satu orang yang berusaha untuk membangun dan mencairkan suasana, yaitu Thania. Sedangkan teman teman lainnya flat sehingga suasana tidak cair. Kebanyakan masalah yang kami alami pada saat disini adalah masalah internal, seperti diriku yang kurang terbuka pada saat berjalannya workshop, dan beberapa teman lainnya yang merasa bingung pada saat workshop. Intinya aku harus berubah lebih hadir pada saat acara acara seperti ini, aku tidak boleh malas pada saat kegiatan dengan orang orang baru, apa lagi yang berhubungan dengan kelompok, karena kinerjaku yang tidak maksimal dampak atau efek sampingnya bisa berpengaruh ke teman teman yang lain. Hari ini cukup banyak pelajaran yang bisa ku ambil terutama pelajaran untuk diriku pribadi. Mungkin pada saat evaluasi aku cukup banyak diam, bukan karena bete atau kesal. Namun ada sedikit penyesalan pada diriku pada saat workshop, mungkin jika aku terlihat lebih happy atau tindakan ku lebih banyak, mungkin workshop hari ini tidak akan sejelek itu. Workshop ini memang kurang baik, namun kita bisa menuntaskan workshop ini secara acara, namun secara individu, dan kelompok workshop ini belum berhasil. Karena tidak ada aksi saling membackup pada saat workshop tadi. 

Setelah evaluasi workshop kami sempat mendengarkan cerita dari Pak Vinan yang dimana cukup seru karena cerita tersebut berasal dari kisah nyata dari beliau, pada saat Pak Vinan bercerita tangan kananku terasa sangat ngilu karena dingin, dan pegal yang aku alami seperti pegal pada saat aku setelah di vaksin, dan ternyata benar saja pada saat aku bertanya ke Pak Dayat hal tersebut adalah hal yang normal tinggal nunggu malam hari saja karena nanti malam cuaca akan lebih dingin dan rasa pegal dan ngilunya akan lebih terasa. 

Hari ini aku mendapat banyak masukan dan kritik, agar aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. Aku harus bisa lebih ramah lagi terhadap orang baru apa lagi yang benar benar baru kenal. Mulai dari nada bicaranya yang lebih ramah, bahkan hingga senyumnya. Dari gesturnya juga akan sangat berpengaruh dengan first impression  orang orang terhadapku.