AES 205 Magang. 
bryann
Sunday December 4 2022, 10:01 PM
AES 205 Magang. 

AES 205 Magang. 

Pada awal masuk kelas 12 aku sudah tau mau magang kemana, mau dibidang apa pun aku sudah tau. Awalnya aku ingin mengikuti sebuah acara Bootcamp coding pada salah satu software company. Software company itu bernama Rolling Glory. Namun pada akhirnya aku tidak sempat ikut Bootcamp karena telat. Selain itu memang bootcamp nya juga beda dengan apa yang ingin aku pelajari. Pada saat itu bootcampnya memiliki topic backend sedangkan aku pada saat itu tidak memiliki skill backend sama sekali. Setelah bertanya-tanya ternyata ada lowongan untuk menjadi Web admin untuk magang. Pada awalnya aku kira mudah untuk magang di sana karena ada kenalan, namun ternyata tidak aku diminta untuk melewati proses administrasi seperti melamar kerja pada umumnya. Lewat email, kontak ke HR nya. Setelah sekian lama menunggu respon dari HR akhirnya dibalas juga. Padahal pada saat itu sudah hampir satu bulan tidak ada progress atau balasan apa pun dari HR. Hingga pada akhirnya minggu terakhir di bulan agustus aku mendapatkan balasan. Tak mudah setelah dapat balasan aku diminta untuk mengerjakan studi kasus yang berhubungan dengan web admin. Dan ternyata aku berhasil menuntaskan studi kasus tersebut hingga akhirnya aku diterima magang di Rolling Glory sebagai Web Admin. 

Selama magang ini aku tidak merasa kesulitan pada saat diberikan task dari mentor. Aku hanya membutuhkan waktu yang cukup sebentar untuk adaptasi dengan task yang diberikan. Aku juga merasa bahwa task yang diberikan tidak sulit, kesulitan satu-satunya yang aku alami pada saat magang itu adalah pada saat bersosialisasi dengan teman-teman sekitar. Namun akhirnya aku bisa beradaptasi dengan baik dengan teman-teman sekitar. Pada bulan kedua aku sudah merasa lebih cair dengan teman-teman di kantor. Magang ku sebenarnya terasa sangat membosankan karena tugasnya itu itu saja. Namun itu lah tantangannya, aku harus punya tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan, aku harus terus optimal dan konsisten selama magang ini. Bahkan sempat beberapa kali aku banyak sekali standby nya nungguin ada task. Kadang di waktu standby seperti itu aku diberikan tugas bootcamp yang temanya front end dengan mentorku, namun mulai akhir-akhir aku tidak diberikan lagi. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk belajar sendiri lagi dari Youtube. 

Pada akhir waktu magangku, aku dihajar dengan satu project. Yaitu project Bumame. Aku diajak ke jakarta untuk mengerjakan proyek ini. Pada hari pertama aku merasa senang karena akhirnya ke Jakarta lagi, meskipun hanya untuk kerja. Pada hari pertama kami beres pada jam 8 malam, pada hari kedua kita dihajar sampe jam 12 malam baru beres dan pulang ke kantor. Meskipun capek banget sampe harus lembur segala, namun pengalaman itu tidak dirasakan teman-teman yang lainnya. Aku merasa sudah bekerja beneran, mulai dari mengalami email-email an dengan HR dengan jangka waktu yang lama, hingga lembur sampai jam 12 malam. Aku juga ditawarkan untuk lanjut magang, awalnya aku tidak mau mengambil tawaran tersebut karena aku merasa bahwa aku lebih memprioritaskan belajar untuk ujian kuliah nanti. Namun setelah ngobrol lagi dengan HR nya aku diberi waktu yang lebih flexible karena memang aku masih pelajar. Sehingga aku akhirnya memutuskan untuk mengambil parttime disana.

Aku merasa cukup senang magang di Rolling Glory karena teman-temannya yang asik, mentor-mentornya juga yang asik, dan tidak sombong pada saat aku bertanya-tanya. Hal itu yang dapat membuatku berkembang dengan cepat pada saat magang, aku tidak merasa takut untuk bertanya kepada mereka yang lebih ahli dibidangnya di bandingkan aku. Aku jadi lebih paham juga karena penjelasan yang mereka berikan menggunakan bahasa-bahasa sehari-hari yang membuatnya lebih gampang dipahami. Selama 3 bulan ini aku merasa bersyukur telah diberi kesempatan untuk magang di Rolling Glory, pengalaman yang aku dapatkan juga tidak setengah-setengah. Thank You Rolling Glory