AES28 Sebuah Dongeng
Puluhan tahun virus menyerang sehingga manusia kehilangan indra penglihatan. Sudah puluhan turunan tidak ada yang memiliki kemampuan untuk melihat. Wabah ini sangat merubah pola hidup mereka, dan secara tidak langsung bumi pulih dengan sendirinya, hal tersebut dikarenakan manusia yang tidak bisa melihat dan secara tidak langsung teknologi tidak berguna. Mereka jadi lebih peka terhadap alam dan lingkungan, mereka juga terpecah menjadi beberapa suku. Semua menjadi kembali kepada zaman dahulu. Tidak ada listrik, atau bahkan mereka tidak memerlukan cahaya. Mereka memiliki beberapa kemampuan khusus, diantaranya bisa mengetahui dan merasakan niat musuh, bisa dibilang mereka semacam peramal. Diantara mereka juga memiliki indera pendengaran yang sangat baik dan indera penciuman yang tidak seperti orang orang lain pada normalnya. Mereka memiliki beberapa tugas masing masing, dan apabila mereka merasa terancam mereka akan membentuk formasi dan jalan bersama.
Beberapa dari mereka hidup dengan damai, antar suku tidak saling mengganggu. Berbagai suku juga memiliki kepercayaannya masing masing. Mereka percaya bahwa dia yang menghangatkan mereka disiang hari adalah dewa api, dewa api yang selalu memberi kehangatan disiang hari yang dimana sebenarnya kita tahu bahwa itu adalah Matahari. Mereka melakukan festival di setiap tahunnya untuk memperluas pergaulan dan memperbesar suku mereka. Tiap malam anak-anak mendengarkan dongeng bahwa ada 1 orang yang dapat melihat semuanya. Orang tersebut bisa melihat dan membaca, bahkan konon katanya dia memiliki bayi yang bisa melihat juga. Beberapa orang di desa percaya bahwa hal itu nyata, dan mereka mengumpulkan clue clue sehingga mereka bisa mencari legenda tersebut. Mereka membuat tim yang terdiri dari beberapa orang, diantaranya mereka yang bisa bertarung, mereka yang memiliki indera pendengaran dan penciuman yang sangat baik, dan mereka yang bisa mendeteksi niat baik atau jahatnya seseorang.
Wow... menarik ini Bryan... 🏼😊. Ada sambungannya?
Diusahakan ada kak