Selamat datang di tulisanku yang belum sempurna, jadi saya mendapatkan tugas untuk mencari definisi dari value, spirit, esensi. Menurut buku "Rokeach Value Survey" karya Milton Rokeach Nilai (value) adalah keyakinan yang berfungsi sebagai panduan dalam menentukan perilaku dan keputusan kita. Selain itu dikutip dari Psychology Today nilai adalah adalah dari identitas kita dan memainkan peran penting dalam membentuk sikap, pilihan, dan tindakan kita. yang dapat dipengaruhi oleh budaya, agama, dan pengalaman pribadi. Bisa saya katakan kalau nilai adalah sebuah prinsip yang dianggap benar atau salah oleh orang lain.
Tapi apa itu spirit, salah satu yang menarik perhatianku adalah dari buku “The Art Of Possibility” mereka menggambarkan spirit sebagai sumber tak terlihat yang dapat memotivasi seseorang untuk mencapai suatu tujuan, inipun selaras dengan apa yang ditulis di harvard business review dimana dijelaskan kalau semangat perlu visi yang jelas, lingkungan yang mendukung, juga kepemimpinan yang dapat dijadikan inspirasi. Dari definisi diatas, bisa kita katakan spirit adalah suatu reaksi yang dapat memunculkan rasa termotivasi untuk mencapai satu tujuan.
“Terus bagaimana dengan esensi”, siang ini saat saya menulis esai ini saya berkesempatan wawancara singkat dengan salah satu keluarga saya Dr. Joko Susilo S.FI beliau adalah seorang filsafat. Beliau mengatakan kalau esensi adalah esensi adalah inti dari sesuatu, dalam konteks manusia esensi adalah sifat dasar yang membentuk seseorang. Dalam buku “Being And Time” oleh Martin Heidegger esensi adalah sesuatu yang menjadi dasar yang membuat sesuatu menjadi apa adanya. Ini menegaskan kalau esensi adalah sesuatu yang mendasar yang dapat membentuk sesuatu.
Setelah saya menjabarkan definisinya, tantangan yang diberikan selanjutnya adalah mengidentifikasikan presentasi yang dibawakan kak Fitri sesuai 3 unsur yang saya jelaskan diatas. Saat saya menyimak presentasi, saya menemukan kalau “kita tidak fokus pada uang” adalah salah satu value yang menurut saya penting, dimana disini fokus utamanya adalah pengolahan sampah bukan tentang uang. Spirit yang saya cukup rasakan adalah rasa semangat untuk mengajak para kaum muda untuk bersama-sama menanggulangi sampah. Esensi dari semua ini berawal dari keresahan warga bagaimana cara mengolah sampah. Pada intinya dari presentasi kak Fitri mengenai komunitas dewibumi perlu kita apresiasi dan mungkin kita dapat menjadi salah satu bagiannya.