"Mas, nanti sore bisa bantuin blow torch creme brulee?" Tanya sahabat saya.
"Bisa dong!" Kata saya
Hari ini di dining center tempat sahabat saya dan Kano bekerja sedang mengadakan special event. Kebetulan memang bertepatan dengan hari raya Valentine, jadi memang dessertnya juga spesial. Yang saya tahu ada strawberry yang dicelupkan dalam coklat, lalu ada juga yang menggunakan white chocolate dan kombinasi kedua-duanya. Lalu ada creme brulee. Tahu creme brulee? Ini dessert yang terbuat dari kuning telur, heavy cream, dan gula. Sebetulnya mirip dengan flan ala Mexico, hanya bedanya jika flan menggunakan karamel di bagian bawahnya, sedangkan creme brulee sesudah dipanggang dan didinginkan diberi gula di atasnya lalu di torch sehingga gulanya meleleh dan membentuk lapisan yang keras. Nah sahabat saya minta bantuan untuk mengerjakannya sore ini sebelum acara spesial ini diselenggarakan.
HIdangan malam ini memang luar biasa. Bistro menyajikan new York steak dengan roasted carrot, Boursin mashed potatoes, roasted Brussel Sprout, dan entah apa lagi. Grill menyajikan Havarti dan gruyere grilled cheese dengan onion marmalade. Ini terlewat, saya keburu kekenyangan sehingga tidak sempat mencoba tapi kemudian Kano membawa sepotong pulang dan saya menyesal mengapa melewatkan makanan ini sebab rasanya bukan main. Di bagian salad menyediakan banyak buah-buahan, salah satunya "sate" buah yang terdiri dari potongan strawberry, nanas, dan cantaloupe didampingi dengan saos karamel atau saos coklat, lalu ada assorted grilled vegetables seperti broccolini, olives, mushroom dan sebagainya. Di bagian deli mereka menyediakan pizza dengan aneka wild mushroom seperti porcini dan lain-lain dan di Filling station ada pork chop yang disajikan dengan creamy polenta dan green beans yang merupakan sajian favorit saya dibandingkan dengan sajian lainnya. Oh saya lupa, Kano bertugas membuat crab cake, entah berapa ratus crab cake dengan aioli sauce yang dia buat malam ini, setidak-tidaknya ada 400 crab cake dan rasanya luar biasa, saya dan Nina s menghabiskan 2 crab cake. Kano juga bertugas memasak scallops yang disajikan dengan salad.

Dining hall ini memang didisain sebagai tempat AYCTE atau All You Care To Eat, atau all you can eat. Jadi memang ramainya luar biasa. Pukul 5 sore antrian sudah sangat panjang dan begitu pintu terbuka langsung mereka semua antri di tempat tempat favorit seperti misalnya New York Steak. Saya lihat Brandyn yang bertugas memanggang steak selama 3 jam nonstop dan mereka yang setia menunggu dalam antrian tidak pernah berhenti. Entah berapa ratus mahasiswa yang datang malam ini untuk menikmati berbagai hidangan spesial. Meja-meja yang biasa telanjang, malam ini ditutupi dengan taplak meja berwrna hitam dengan lilin-lilin kecil yang menyala dan sebuah vas bunga anyelir berwarna putih di tengah-tengah. Suasan memang dibuat sedemikian rupa sehingga sangat hangat tapi tetap meriah. Di salah satu sudut bahkan disediakan sebuah hiasan yang diukir dari es dan di depannya disajikan strawberry yang dicelup coklat.
Saya sengaja mengundang Nina untuk ikut makan malam, dan Nina tidak menolak karena ingin sekali mencicipi crab cake yang dibuat Kano. Ini menjadi makan malam yang menyenangkan. Segala bentuk sajian yang kami nikmati akhirnya ditutup dengan 2 buah cannoli dan yang pasti, creme brulee.