Halo semuanya sebelum mulai, aku mau ngucapin dulu: Happy New Year! Semoga tahun 2025 ini penuh keberkahan, kebahagiaan, dan tulisan-tulisan baru (ayo semua bilang amin dengan penuh semangat).
Nah kalau kalian sadar, aku kemarin nggak nulis apa-apa. Kenapa? Karena jujur aja, aku kecapean banget habis malam tahun baru. Bayangin, niat awalnya udah mulia banget: bikin BBQ seru plus salmon steak ala restoran bintang lima. Tapi apa yang terjadi? Misi masak salmon itu... gagal total.
Salmon yang aku masak ternyata masih mentah pas dipotong. Bener-bener bikin malu, apalagi aku udah gaya banget ngomong ke keluarga, โIni bakal jadi highlight malam tahun baru kita.โ Hasilnya? Salmon yang warnanya masih kayak daging mentah di film dokumenter hewan laut. Akhirnya salmon itu nggak jadi highlight apa-apa, malah kayak figuran yang nggak dapat skrip.
Untungnya, BBQ-nya menyelamatkan suasana. Daging ayam, sosis, dan sedikit jagung bakar berhasil bikin kami bertiga kenyang dan bahagia. Jadi meskipun aku gagal masak salmon, setidaknya aku nggak gagal bikin momen tahun baru tetap menyenangkan.
Dan setelah semua itu, aku mendapati diriku duduk di sofa, memegang laptop, berniat nulis AES pertama tahun 2025. Tapi apa daya, rasa malas menyergap lebih kuat daripada semangat resolusi baru. Aku cuma duduk, ngeliatin kembang api di langit dari jendela sambil bilang ke diri sendiri โBesok aja nulisnya. "Tahun baru kan baru dimulai, masih banyak waktu.โ
Akhirnya hiatus lah aku dari nulis tapi nggak apa-apa karena hiatus itu juga bagian dari proses kreatif (atau setidaknya itu yang kubilang buat menghibur diri). Dan sekarang, aku kembali nulis lagi dengan semangat baru, cerita baru, dan tentunya tekad untuk nggak gagal lagi masak salmon di acara penting berikutnya.
Berjeda itu baik. Karena itu bagian dari siklus alam. Kak Andy pernah menulis, https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/6632/aes700-boleh-terhenti-jangan-berhenti
Selamat tahun baru - semoga Salmonnya sukses di kesempatan berikutnya. ๐๐ผ๐ค
Hahaha nuhun kak