MENCEGAH DATANGNYA VIRUS DARI LUAR
davin ario
Friday September 17 2021, 8:15 AM
MENCEGAH DATANGNYA VIRUS DARI LUAR

1113185674.png

foto:(riaumandiri.co) 

     Topik yang saya pilih adalah, bagaimana kebiasaan yang biasa keluarga saya lakukan setelah pergi dari luar rumah. Jadi yang biasa keluarga saya lakukan setelah dari luar rumah adalah, membersihkan tubuh dan benda yang kita bawa dari luar dengan cara, kalau hanya keluar rumah sebentar biasanya hanya semprot menggunakan disinfektan dan cuci tangan. Kalau yang agak ramai orang dan lebih dari satu tempat biasanya ganti baju dan mandi. Hal ini sudah keluarga saya terapkan sejak awal pandemi dan akan terus dilanjutkan sampai pandemi berhenti atau hilang. Bahan atau alat yang biasanya digunakan setelah dari luar rumah adalah contohnya seperti disinfektan dan sabun untuk mandi atau deterjen untuk mencuci baju. Menurut ayah saya cara ini cukup efektif dalam menghindari dan mencegah virus masuk ke rumah.

    Disamping kebiasaan ini, karena kebiasaan ini cukup banyak menggunakan disinfektan,ada alasan yang bisa menjelaskan mengapa disinfektan diperlukan diantaranya, disinfektan dapat membunuh kuman dan virus sehingga kita bisa tercegah. setelah tau alasannya,jangan lupa ada juga dampak buruk dari penggunaan disinfektan berlebihan jadi ada juga efek terlalu banyak menggunakan disinfektan yaitu. Dilansir dari merdeka.com dampaknya antara lain:

1.Iritasi kulit

 Penggunaan cairan disinfektan secara berlebihan dan langsung disemprotkan ke tubuh manusia dapat menyebabkan iritasi kulit. Cairan disinfektan mengandung zat natrium hipoklorit dan etanol dapat menyebabkan kerusakan kulit. Bahkan menyemprot cairan disinfektan secara berlebihan ke tubuh manusia dapat menyebabkan kulit terbakar. 

2.Mengganggu saluran pernapasan 

Disinfektan mengandung gas (cI2) dan klorin dioksida (cI02) 

sehingga menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan . Disinfektan hanya efektif pada benda mati, jika disemprotkan pada tubuh manusia tidak akan efektif. 

3.Menyebabkan iritasi mata 

Dampak buruk cairan disinfektan apabila langsung disemprotkan ke tubuh dapat menyebabkan iritasi mata. Cairan disinfektan memiliki lysol yang dapat menimbulkan alergi pada hidung dan mata, bahkan dalam penggunaan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan mata. 

4.Keracunan

menggunakan cairan disinfektan yang secara langsung disemprotkan ke tubuh manusia dapat mengakibatkan seseorang keracunan. Apabila cairan disinfektan tertelan dan masuk ke dalam perut dapat membahayakan tubuh manusia. 

Cairan disinfektan hanya berguna pada benda mati, jika cairan disinfektan disemprotkan ke tubuh maka tidak akan efektif. (merdeka.com) 


 Tentu kebiasaan ini menimbulkan pertanyaan, apakah cara yang dilakukan  ini efektif dalam mencegah datangnya virus dari luar?.

Dari hasil riset dan wawancara, bisa saya simpulkan bahwa cara ini cukup efektif dalam membunuh atau mencegah datangnya virus dari luar. Contohnya jika kita misalnya membawa virus di baju kita yang ditularkan dari orang lain lalu kita menyemprotkan disinfektan pada baju tersebut dan baju tersebut dicuci menggunakan deterjen virus tersebut akan mati, dan untuk memastikan kebersihan tubuh kita, bisa lebih baik dan bersih apabila mandi dan mencuci tangan sebelum masuk dan melakukan aktivitas di dalam rumah, dan jangan lupa untuk membuang masker setelah bepergian dari luar rumah agar kuman yang menempel di masker tidak menginfeksi tubuh. 

Pastinya, kita tidak bisa untuk sembarangan menggunakan disinfektan,   ada cara cara caranya agar disinfektan bisa efektif membunuh virus dan kuman.Dilansir pada farmasi.ugm.com bahwa:

“Disinfektan dapat digunakan untuk membersihkan permukaan benda dengan cara mengusapkan larutan disinfektan pada bagian yang terkontaminasi, misalnya pada  lantai, dinding, permukaan meja, daun pintu, saklar listrik dll. Penggunaan disinfektan dengan teknik spray atau fogging telah digunakan untuk mengendalikan jumlah antimikroba dan virus di ruangan yang berisiko tinggi. Pada ruangan yang sulit dijangkau biasanya digunakan sinar UV dengan panjang gelombang tertentu. Proses ini akan mencegah penularan mikroorganisme patogen dari permukaan benda ke manusia”.

Setelah mengetahui cara penggunaannya kita harus mengetahui kenapa disinfektan bisa membunuh kuman dengan cara kita mengetahui bahan yang bisa dipakai untuk disinfektan. Bahannya diantaranya:

Alkohol 70%, Benzalkonium 0,05%

Kesimpulannya, cara ini cukup efektif dalam mencegah virus corona dari luar. Cara ini juga bisa berbahaya kalau cara penggunaannya tidak diperhatikan dan asal. 


Daftar Pustaka:

https://farmasi.ugm.ac.id/id/cara-penggunaan-disinfektan-yang-tepat-untuk-mencegah-penyebaran-covid-19/ (diakses terakhir tanggal tanggal 2 september) 

https://www.alodokter.com/protokol-kesehatan-di-luar-dan-di-dalam-rumah-untuk-melindungi-keluarga-dari-covid-19 (diakses terakhir pada tanggal 2 September) 

https://www.merdeka.com/jateng/4-dampak-buruk-menyemprot-disinfektan-berlebihan-ke-tubuh-perlu-diwaspadai.html (diakses terakhir tanggal 1 september) 

Wawancara:

 Youri Adrinata Sayuto, Pada Tanggal 22 Agustus 2021