Melepas atau menerima ?
Jika menerima itu mudah lalu mengapa ada orang yang tidak bisa menerima. Jika menerima itu sulit lantas apa yang menjadi sulitnya. Apakah karena proses menerimanya ataukah karena kita yang tidak mau menerima
Mungkin tergantung dengan apa yang kita terima ya, jika sesuatu itu yang kita inginkan mungkin akan mudah untuk menerimanya. Jika sesuatu itu adalah bukan yang kita inginkan mungkin akan jauh lebih sulit untuk menerimanya.
Tapi ternyata ada yang lebih sulit dari menerima. Melepas !
Begitu sulit melepas sesuatu yang akan membentuk dirimu.
Waktu beberapa hari lalu aku teringat dengan tulisan Pak Joe tentang Am I Attached ? Bagaimana kamu simpan kebahagiaan mu terhadap sesuatu.
Disana Pak Joe saja dalam proses menjadi manusia yang bebas, tidak terikat dengan sesuatu atas kebahagiaan nya
Apalagi aku yang baru saja belajar merangkak dalam hidup
Tapi seseorang menemukan nilai baru bukan terletak pada berapa lama dia hidup bukan. Setiap segala sesuatu akan datang pada waktunya kan ?
Jika semua hal bisa diterima, lalu bagimana dengan melepas ?
Saat itu aku tegas katakan tidak semuanya bisa dilepas bukan ?
keyakinan ku diuji,sembali memikirkan apa semua hal bisa dilepas.
seketika aku berbincang dengan seorang teman. Semua hal bisa kita lepaskan, jangan lihat permukaannya. Kita tidak perlu melepas benangnya, kita hanya perlu melepas ekspektasinya.
Jika tidak mau kecewa jangan coba simpan ekspektasimu.
Ya, mungkin benar. selama ini kita hanya fokus pada apa yang nampak di sekeliling kita. sebenarnya jawabannya tetap ada pada diri kita. bagaimana cara kita memyimpan ekspektasi. Bisakah kita untuk membuat nilai diri kita sendiri. tidak bergantung pada pengaruh luar tentang siapa diri kita. Kalo kata Kak mamat "Indah karena memang sejatinya indah"
Bahagia karena memang kita bahagia. bukan kita bahagia karena ....
Wah bagus banget tulisannya kak Dewi. Terinspirasi tulisannya pak @joefelus juga ya. Nuhun pisan sudah berbagi di sini. ππΌπ
Iyaa nih Kak Andy, sudah lama tidak membuka ririuangan hehe