Judul: The Golden Compass
Penulis: Philip Pullman
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cetakan keempat: Mei 2008
Halaman: 486
Lebar: 15 cm
Panjang: 23 cm
ISBN: 978-979-22-2488-7
Identitas buku:
Buku The Golden Compass (Judul asli adalah Northern Lights di Inggris) ditulis oleh Philip Pullman, lalu diterjemahkan dan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama. Tahun terbit buku ini adalah cetakan keempat, Mei 2008. Ukuran dari buku ini adalah 15 cm kali 23 cm, dan setebal 486 halaman. Buku ini memiliki ISBN, yang adalah 978-979-22-2488-7.
Orientasi:
Buku ini cukup terkenal di masanya, dan juga ditulis oleh penulis yang juga sangat terkenal, Philp Pullman. Philip Pullman terkenal terutama untuk pembaca novel fantasi dan anak-anak. Buku ini juga memenangi beberapa penghargaan, seperti Carnegie Medal dan Guardian Children’s Fiction Prize.
Sinopsis:
Lyra adalah seorang gadis yang tinggal di Akademi Jordan. Di suatu hari, dia mendengar tentang “debu”, walaupun dia tidak mengerti itu apa. Lyra mendengar tentang rumor Para Pelahap, yang menculik anak-anak. Roger, teman Lyra menghilang, dan Lyra menganggap Para Pelahap yang menculiknya. Lyra bertemu dengan Mrs Coulter, dan disuruh untuk tinggal dengannya untuk belajar. Saat dia akan pergi, dia diberi sesuatu yang bernama alethiometer, lalu diminta untuk menyembunyikannya.
Sesudah ikut dengan Mrs Coulter, ia diam-diam mulai belajar cara menggunakan alethiometernya, yang ternyata bisa memberitahu jawaban dari segala hal yang ditanyakan kepada alat tersebut. Mrs Coulter menemukan tentang alat tersebut dan menginginkannya, tapi Lyra tidak ingin alethiometernya diambil.
Suatu hari, di sebuah acara, Lyra menemukan bahwa ternyata Mrs Coulter adalah bagian dari Para Pelahap, dan dia juga menemukan bahwa Lord Asriel ditangkap dan dipenjara. Lyra memutuskan untuk kabur dari Mrs Coulter, dan saat dia kabur, ia menemukan kaum gipsi yang pernah ia temui di sekitar Akademi Jordan. Lyra kabur dengan mereka lewat kapal.
Mereka membawa Lyra ke tempat dimana ketua kaum gipsi berada, dan Lyra memberi tahu ketua mereka tentang hal yang dia alami dan alethiometernya. Kaum gipsi memberi tahu Lyra bahwa sebenarnya Lord Asriel adalah ayahnya, bukan pamannya, dan Mrs Coulter ibunya.
Lyra juga menemukan bahwa kaum gipsi ingin mencari Para Pelahap yang juga menculik anak-anak dari mereka. Mereka memulai perjalanan mereka ke utara, dimana Para Pelahap ada. Sebelum mereka sampai, mereka mencari orang untuk membantu mereka menyelamatkan anak-anak mereka. Mereka menemukan Iorek, sebuah beruang berbaju besi, dan juga Lee Scoresby, seorang yang bisa menggunakan balon udara untuk terbang. Setelah menemukan mereka, perjalanan mereka berlanjut.
Saat sedang melaju ke utara di atas kapal, Lyra keluar dari ruangan di kapal, tapi tiba-tiba ada binatang terbang yang mencoba menyerangnya, tapi untungnya salah satu dari kaum gipsi menangkapnya dan binatang terbang tersebut ternyata dikirim oleh Mrs Coulter.
Mereka sampai ke daratan, dan saat mereka melanjutkan perjalanan mereka, Lyra membaca dari alethiometernya bahwa ada sesuatu hal yang aneh di desa yang dekat mereka. Lyra, dengan bantuan Iorek sang beruang berbaju besi, pergi ke desa itu.
Di sana, mereka menemukan seorang anak yang kelihatan daemonnya, sesuatu yang sangat aneh di sana, seperti orang tanpa kepala. Lyra dan Iorek membawa anak itu ke kemah dimana kaum gipsi yang lain berada. Sayangnya, anak itu meninggal tidak terlalu lama setelah ia sampai ke kemah itu.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka. Tiba-tiba ada yang menyerang para kaum gipsi, dan mereka menculik Lyra. Mereka membawanya ke suatu tempat penuh anak-anak, yang ternyata adalah anak-anak yang diculik Para Pelahap. Setelah sedikit mencari tahu, Lyra diberi tahu oleh salah satu anak di sana bahwa orang-orang di sana melakukan eksperimen kepada anak-anak yang diculik. Selain itu, dia juga diberi tahu bahwa anak-anak di sana tidak pernah kembali dari eksperimen-eksperimen yang dilakukan lakukan kepada mereka.
Di dalam tempat tersebut, Lyra menemukan Roger, yang diculik Para Pelahap. Di suatu hari, saat sedang ada latihan evakuasi kebakaran, Lyra memulai pertarungan bola salju besar-besaran untuk membuat distraksi, lalu ia menyelinap dengan Roger dan seorang anak lain yang diculik dari sekitar Akademi Jordan. Saat mereka menyelinap, mereka menemukan sesuatu yang mengerikan, sebuah ruangan penuh dengan daemon yang dipisah dari anak-anak manusia. Lyra memutuskan untuk membebaskan mereka, dan dia berhasil.
Setelah selesai membebaskan mereka, Lyra balik ke tempatnya, dan menyelinap lewat atap. Dia menemukan ruangan dimana Mrs Coulter ada, dan setelah Mrs Coulter pergi, Lyra tidak sengaja mengeluarkan suara dan ditangkap. Orang-orang yang menangkap Lyra berencana untuk memisahkan Lyra dengan Pan, daemonnya. Untungnya, sebelum mereka berhasil, Mrs Coulter menemukan mereka dan menyelamatkan Lyra, yang dia kira diculik, bukan kabur darinya.
Mrs Coulter meminta alethiometernya, lalu mengambil apa yang dia kira adalah alethiometernya, tapi dia salah mengambil, dia mendapatkan sebuah kaleng, yang saat dibuka ternyata adalah binatang terbang yang pernah mencoba menyerang Lyra. Binatang itu menyerang Mrs Coulter, dan Lyra lari.
Lyra sampai ke dapur, dimana ia memulai kebakaran untuk distraksi, dan dia mencoba kabur. Lyra bertemu dengan anak-anak lainnya, dan mengajak mereka semua untuk kabur dengannya. Mereka setuju, dan mereka kabur ke kaum gipsi.
Saat mereka sampai, Para Pelahap menemukan mereka dan mencoba untuk menculik Lyra dan Rogar lagi, tapi Lyra dan Roger dibantu oleh Lee Scoresby untuk kabur dengan balon udaranya. Saat mereka di udara, mereka diserang, dan Lyra jatuh dari balon udaranya.
Lyra yang jatuh ditemukan oleh para beruang berbaju besi dan mereka membawanya ke raja mereka. Lyra menipu raja mereka untuk melakukan duel dengan Iorek, dan saat Iorek sampai ke istana itu, ia membunuh raja mereka dan menjadi raja para beruang berbaju besi yang baru.
Iorek yang sekarang raja membantu Lyra dan Roger untuk menemui Lord Asriel. Ternyata penjara Lord Asriel bagus, seperti rumah, dan mereka menginap di sana. Tiba-tiba, Lord Asriel menculik Roger untuk menggunakannya dalam eksperimen.
Lyra mencoba untuk menyelamatkannya, tapi Roger meninggal dalam proses eksperimennya, yang membuka portal ke dunia lain dengan “debu”. Lord Asriel ke dunia lain, dan Lyra memutuskan untuk mengikutinya.
Analisis:
Buku ini ditulis cukup bagus, ada beberapa bagian dimana alurnya terasa lama, tapi tidak terlalu banyak bagian yang seperti itu. Penokohan di cerita ini juga sudah baik, sudah terbayang bagaimana karakteristik masing-masing tokoh. Selain itu, alur cerita ini lumayan mengejutkan di beberapa bagian, seperti di akhir-akhir cerita dimana Lord Asriel menghianati Lyra dan Roger.
Evaluasi:
Buku ini memiliki alur yang bagus, dengan beberapa bagian yang tidak terprediksi. Buku ini juga lumayan mendetail dengan dunianya yang berbeda dari dunia nyata, jadi walaupun berbeda, sudah lumayan terbayang. Salah satu hal yang mungkin beberapa orang tidak suka dengan buku ini adalah akhirnya yang menggantung, membuat bertanya-tanya tentang apa yang terjadi berikutnya. Dan yang terakhir, buku ini memiliki beberapa bagian yang alurnya terasa lama.